Berita Terbaru

Monday, March 13, 2017

Lobi meja makan ala GSVL, Menaker setuju program PLK Manado
by donwu - 0

MENAKER Hanif Dhakiri didampingi Ditjen Binalattas Bambang Satrio Lelono menjamu makan siang Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Ketua TP-PKK Manado yang juga Rektor Unima Paula Lumentut-Runtuwene di kantor Kemenaker di Jakarta, Senin (13/3/2017) siang.(foto: ist)
JAKARTA, SMCOM—Satu per satu janji politik Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE saat kampanye Pilkada Manado beberapa waktu lalu terus direalisasikan. Kali ini, salah satu program yang ditawarkan kepada masyarakat yakni Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja akan segera terwujud.

Dimana pada Senin (13/3/2017) siang tadi, Walikota GSVL yang didampingi Ketua TP-PKK Manado yang juga Rektor Unima Prof DR Julyeta PA Lumentut-Runtuwene MS DEA dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadis Naker) Manado Marrus Nainggolan SH menemui Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri di kantor Kemenakertrans, Jln Gatot Subroto Kav 51 Jakarta Selatan. Terobosan yang dilakukan ini untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang ketenagakerjaan yang berkualitas dan bersertifikasi.

Kepada Menteri Hanif, Walikota GSVL memaparkan konsepnya terkait rencana Pemkot Manado yang akan membangun Pusat Latihan Kerja (PLK) di Manado. Bahkan tak hanya menyiapkan PLK, tapi juga Walikota GSVL mengajak Rektor Unima terkait penyediaan tenaga pengajar bidang-bidang tertentu. “Saya telah menyampaikan kepada Menteri Hanif, bahwa ada konsep dan rencana Pemkot Manado untuk membangun PLK di Manado. Beliau merespon dengan baik. Apalagi saya mengajak Rektor Unima, sebagai kerjasama dengan Unima untuk tenaga pengajar,” ujar Walikota GSVL.

Tentunya penyiapan PLK ini tak hanya sebatas konsep, tetapi telah dikaji dengan matang apalagi Indonesia ssudah dipehadapkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Untuk mengantisipasi persaingan bursa tenaga kerja di era MEA saat ini, maka Pemkot Manado akan membangun PLK untuk melatih warga Manado pencari kerja, agar bisa memiliki skill dan etos kerja bersertifikasi,” ungkap Walikota Manado dua periode ini.

Keseriusan Pemkot Manado ini pun disambut baik Menteri Hanif. Bahkan dirinya dalam pertemuan yang dibalut makan siang ini juga mengajak Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) Kemenaker Bambang Satrio Lelono, untuk mendengar langsung penjelasan Walikota GSVL. “Pak Menteri setuju dengan konsep yang saya sampaikan dan segera mengirim Dirjen terkait ke Manado, untuk follow up,” tandas Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini.(dsw/skh-swarakita)




« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment