Berita Terbaru

Sunday, February 12, 2017

Pencarian dua bocah korban tenggelam dihentikan, GSVL: Terima kasih tim gabungan
by donwu - 0

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut saat turun di lokasi pencarian korban hilang terseret arus deras muara sungai Sario.(foto: ist)
MANADO, SMCOM—Setelah 7 hari melakukan pencarian kepada dua korban tenggelam di pantai Boulevard Kelurahan Titiwungen Selatan, maka sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Sar Nasional (Basarnas), maka pencarian korban tenggelam di muara Sario resmi dihentikan Sabtu (11/2/2017) sore hasil nihil.

Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) menuturkan, musibah hilangnya tiga bocah akibat terseret arus muara sungai Sario lima hari lalu, menjadi pelajaran bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat angin kencang melanda Manado.

"Ternyata kewaspadaan kita bukan hanya menghadapi banjir dan tanah longsor, tetapi juga perlu diawasi anak-anak kita agar jangan bermain di sungai ataupun pantai kalau sedang angin kencang dan arus kuat. Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat dan kita semua, khususnya para orang tua agar tetap waspada," tukas Walikota GSVL kepada sejumlah wartawan.

Walikota GSVL pun atas nama Pemkot Manado berterima kasih kepada tim gabungan yang telah bekerja keras dan berupaya mencari dua korban tersebut. Dan berterima kasih juga karena tim penyelamat yang telah menemukan korban lainnya, yakni Daniel Lamia (8) satu dari tiga anak yang hilang terseret arus.

Tim Gabungan yang terdiri daru Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) Manado, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-Pemas) Manado, Komando Distrik Militer (Kodim) 1309 Manado, aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan serta masyarakat sekitar. "Terima kasih atas kerja keras tim gabungan yang berupaya dalam pencarian korban," ucap Walikota GSVL.


Di satu sisi, dengan kejadian ini maka Walikota pun kembali memberi peringatan kepada warga agar waspada terutama di muara sungai dan tepi pantai yang dianggap berbahaya. Tak lupa dirinya telah menginstruksikan BPBD Manado untuk mamasang tanda peringatan di lokasi-lokasi rawan. 

"Saya sudah perintahkan BPBD untuk memasang tanda-tanda peringatan di tempat-tempat yang berbahaya di tepi pantai maupun di tepi sungai. Apalagi, kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi," tandas Walikota GSVL.(dsw)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment