Berita Terbaru

Saturday, February 11, 2017

Pencarian dua bocah korban tenggelam dihentikan, tangis keluarga pun pecah
by donwu - 0

KELUARGA dua bocah korban terseret arus yakni Yohanes Pangemanan dan Rein Kaulusan, mendapat penguatan dalambentuk ibadah dan diakhiri dengan tabur bunga, setelah Sabtu (11/2/2017) sore, proses pencarian dihentikan.(foto: ist)
MANADO, SMCOM—Setelah 7 hari melakukan pencarian kepada dua korban tenggelam di pantai Boulevard Kelurahan Titiwungen Selatan, maka sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Sar Nasional (Basarnas), maka pencarian korban tenggelam di muara Sario resmi dihentikan Sabtu (11/2/2017) sore hasil nihil.

Pukul 17.00 Wita, dilakukan briefing bersama perwakilan instansi, relawan dan semua yang terlibat bersama keluarga korban yakni Yohanes Pangemanan (12) dan Rein Kaulusan (10) diakhiri dengan ibadah dan tabur bunga. Tangis keluarga pun pecah di lokasi kejadian. Oranguta dan keluarga almarhum Yohanes dan almarhum Rein tak kuasa menahan tangis, dan terus memanggil-masnggil bocah kesayangan mereka.

Koordinator Posko Mayor M Purba menegaskan, kondisi laut yang berarus kuat baik di permukaan maupun di bawah laut menjadi kendala sehingga menyulitkan pencarian. "Memang kondisi cuaca seperti sekarang menyulitkan kami," ujarnya. 

Tim Gabungan yang terdiri daru Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) Manado, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-Pemas) Manado, Komando Distrik Militer (Kodim) 1309 Manado, aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan serta masyarakat sekitar, dan relawan lainnya pun memohon maaf kepada keluarga.(dsw)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment