Berita Terbaru

Tuesday, February 21, 2017

MUSRENBANG SUMOMPO: Warga usul normalisasi sungai hingga perbaikan jembatan
by donwu - 0

LURAH Sumompo Jhonly Kasenda saat menanggapi usulan-usulan warga saat pelaksanaan Musrenbang beberapa waktu lalu.(foto: ist)
MANADO, SMCOM—Semua Kelurahan di Manado awal tahun 2017 ini sementara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan, salah satunya Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting. Kegiatan tersebut merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan atau stakeholder Kelurahan untuk menyepakati rencana kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya. Musrenbang Kelurahan dilakukan setiap awal tahun untuk menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu/memperhatikan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kelurahan (RPJMK) yang telah disusun untuk 5 tahun kedepan.

Dalam Musrenbang Kelurahan Sumompo yang digelar beberapa waktu lalu, sejumlah usulan dan masukan warga telah disampaikan, mulai dari normalisasi sungai hingga perbaikan jembatan. “Saat Musrenbang lalu, usulan warga antara lain berupa normalisasi sungai di Lingkungan II, tepatnya di kompleks SMP 11 sampai SD 47 yang sering tergenang banjir. Kemudian di Lingkungan I berupa usulan perbaikan jembatan kompleks pabrik kecap,” ungkap Lurah Sumompo Jhonly Kasenda kepada Swara Kita.

Dikatakan birokrat muda yang belum lama dilantik ini, usulan tersebut sudah kerap disampaikan warga saat pelaksanaan Musrenbang. “Baik normalisasi sungai maupun perbaikan jematan, menurut warga usulan program ini hampir setiap tahun diusulkan tapi belum terealisasi. Mereka berharap ini mendapat perhatian pemerintah kota,” tandas Kasenda.

Musrenbang Kelurahan adalah forum dialogis antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dari suatu isu/persoalan, kebijakan, peraturan, atau program  pembangunan yang sedang dibicarakan. Dalam musrenbang kelurahan, pemerintah kelurahan dan warga berembug dalam menyusun program tahunan di kelurahan, musrenbang kelurahan menjadi media dialog dan penyepakatan penyusunan program dan kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan, baik yang ditangani secara swadaya, melalui pos bantuan daerah, menjadi bagian Renja SKPD Kelurahan, maupun diajukan untuk ditangani oleh SKPD lain yang relevan dengan usulan yang ada.

Tujuan Musrenbang Kelurahan yaitu: Menyepakati prioritas kebutuhan dan kegiatan yang termasuk urusan pembangunan yang menjadi wewenang kelurahan yang menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja SKPD Kelurahan; Prioritas kegiatan kelurahan yang akan dilaksanakan oleh warga kelurahan yang dibiayai melalui dana swadaya masyarakat dan dikoordinasikan oleh lembaga kemasyarakatan di kelurahan setempat; Prioritas kegiatan kelurahan yang akan dilaksanakan kelurahan sendiri yang dibiayai melalui dana bantuan dari pemerintah daerah (kota); Prioritas kegiatan pembangunan kelurahan yang akan diusulkan melalui musrenbang kecamatan untuk menjadi kegiatan pemerintah daerah dan dibiayai melalui APBD kota atau APBD propinsi; serta Menyepakati Tim Delegasi kelurahan yang akan memaparkan persoalan yang ada di kelurahannya di forum musrenbang kecamatan untuk penyusunan program pemerintah daerah/SKPD tahun berikutnya.

Dan, keluaran dari Musrenbang Kelurahan adalah daftar prioritas kegiatan urusan pembangunan untuk menyusun Rencana Kerja SKPD kelurahan, daftar prioritas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan secara swadaya, daftar permasalahan prioritas yang akan diajukan ke Musrenbang Kecamatan, serta daftar nama Tim Delegasi Kelurahan yang akan mengikuti Musrenbang Kecamatan.(dsw/swarakita)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment