Berita Terbaru

Thursday, January 12, 2017

Tuntut gaji, Karyawan PDAM bawa keranda dan krans
by yunita Cantik - 0

keranda yang diletakan di depan kantor PDAM
oleh para pendemo, Kamis siang tadi
Lolak—Tuntutan gaji karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolaang Mongondow (Bolmong). hingga Kamis (12/01) Siang tadi, belum juga terealisasi. Hal ini, kembali mengundang mereka untuk kembali melakua aksi unjuk rasa di Depan kantor PDAM Bolmong di Kelurahan Biga Kecamatan kotamobagu Utara. Siang kemarin.
Dalam aksi yang dilakukan Siang tadi, para pendemi membawa keranda jenasa lengkap dengan bunga krans yang bertuliskan ‘Turut berdukacita’, bertanda sedang berkabung atas meninggalnya sistem management yang PDAM Bolmong. “Keranda dan karangan bunga ini untuk direksi PDAM, karyawan berduka cita sudah beberapa bulan ini tidak menerima apa apa,”  ujar Marham Makalungsenge Kordinator Lapangan.
Aksi dihari ketiga itu, Seluruh pendemo berharap agar Bupati Bolmong dapat melihat musibah dan masalah yang tengah dihadapi karyawan PDAM. “Kami minta bupati datang untuk melihat penderitaan kami, Selain tidak menerima gaji kami sudah tidak mempunyai apa-apa,” ujarnya
Ditempat yang sama, selaku Pemerintah, Dondo Mokoginta Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Bolmong memastikan jika tuntutan karyawan PDAM akan ada jawaban dari pemerintah, namun setelah Bupati berada di daerah. “Bupati masih tugas luar untuk pengambilan keputusan belum ada. Ini kami perhatikan. Namun, putusan ini ada pada pimpinan,” jelasnya
Selaku pemerintah, Dondo mengapresiasi tuntutan para karyawan. Hanya saja, menurutnya, aksi seperti Kamis Siang kemarin, tidak perlu dilakukan. “Agar ini tidak menjadi persoalan pihaknya meminta agar tidak terjadi hal seperti ini, Jika begini, efeknya sangat besar bagi kepentingan umum,” kata Dondo. (Mg2).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment