Berita Terbaru

Thursday, January 12, 2017

Penertiban pasar, Pedagang barito tak mau diatur
by yunita Cantik - 0

 tampak pedangan BaRiTo saat mengelar aksi
menuju kantor walikota, Kamis siang tadi
Kotamobagu—Mengaku tidak cocok berjualan di dalam gedung baru pasar 23 maret, yang terletak di Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Utara. Puluhan pedagang rempah, Kamis (12/01) siang tadi, tumpah ruah di halaman kantor Walikota Kotamobagu.
Aksi yang dipimpin, Sofyan Bede nyaris ricuh. Dimana saat melakukan orasi, Bede sempat menyinggung tindakan anggota Satpol-PP dalam menindaki pedangan pasar 23 maret. Akibatnya, personil Dinas perdagangan dan Satpol-PP sempat terpancing amarah. “kalau mengelar pertemuan. kami minta hadirkan seluruh pedagang pasar,” kelakar Bede dalam orasinya, tadi.
Ketidak sepahaman antara Pedangan dan Pemerintah dalam hal ini Dinas Perdagangan menurut Bede ialah ketika pedangang diminta masuk kedalam gedung. “kesepakatannya kemarin untuk tidak menggunakan halaman untuk berjualan. Sekarang, pedagang diminta masuk dalam gedung, nah mereka merasa tidak cocok berjualan bawang rica dan tomat di dalam gedung. ini yang tidak disepakati para pedagang rempah,” tambah Bede.
Sebelum melakukan pertemuan pada Rabu (11/01) kemarin dan ditindaklanjuti dengan penertiban pada Kamis siang tadi. menurut Herman Aray, Kadis Perdagangan Kotamobagu. Surat imbauan sudah disampaikan. “Seluruh pedagang barito harus masuk ke dalam. Dalam Surat imbauan jelas mengatakan bahwa bangunan kembar dan teras tidak di ijinkan berdagang barito,” Ucap Aray saat memberikan penyampaian kepada pendemo.
Keasistenan II Administrasi dan Pembangunan Gunawan Damopolii menegaskan kembali hasil pertemuan yang dilakukan pihaknya bersama para pedangan pasar 23 maret kemarin. dimana, pedagang barito harus berjualan di dalam gedung jika ingin berjualan di depan bahannya harus di ganti semua. “Jika ingin berjualan dipinggiran pihaknya meminta agar jualannya di ganti bukan barito lagi. Ini keputusan kemarin,” tutupnya. (Mg2).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment