Berita Terbaru

Sunday, January 15, 2017

Faktor siswa di Sitaro putus sekolah karena pergaulan bebas dan kurangnya kontrol orangtua
by donwu - 0

Cita-cita anak adalah masa depan mereka.
SITARO, SMCOM—Data angka anak putus sekolah di kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) hingga memasuki Januari tahun 2017 belum juga masuk. Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) meminta kepada pihak sekolah agar data perkembangan siswa segera dimasukan. 

"Kalau data siswa putus sekolah untuk tahun 2016 belum masuk. Dan kami telah meminta kepada para kepala sekolah agar data tersebut segera dimasukan kepada kami," ujar Sekertaris Dikpora Dra Augustina Budiman kepada SwaraManado.com.

Ditanya mengenai data siswa putus sekolah tahun 2015, dia mengatkan bahwa sesuai data jumlah siswa putus sekolah yakni 35 anak SMP dan 23 anak SMA/SMK. Dijelaskannya, faktor utama siswa putus sekolah adalah diduga karena pergaulan yang bebas dan kurangnya kontrol orangtua kepada anak. "Dalam arti komunikasi antara orang tua dan anak itu kurang atau mungkin tidak ada sama sekali, sehingga anak pun ptus sekolah," ungkap Budiman.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Dikpora sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan atau menghilangkan jumlah anak putus sekolah agar tetap dapat menimbah ilmu. Pihaknya juga berharap agar para orang tua dapat membangun komunikasi dengan anak agar pergaulan mereka dapat terkontrol.

"Kami sudah melakukan berbagai cara untuk menekan angka putus sekolah, melalui pendekatan yang dilakukan oleh para guru, wali kelas, kepala sekolah. Kami juga berharap kiranya pihak orang tua dapat membangun komunikasi dengan -anak mereka agar pergaulan mereka terkontrol," tandas Budiman.

Kepsek SMP Antonius Bawengn SPd yang ikut dimintai keterangan berujar, pihaknya sudah berbagai macam cara dan upaya dilakukan agar siswa yang sudah tidak masuk sekolah, agar dapat kembali bersekolah. Namun karena tidak adanya dukungan dari orang tua membuat mereka tak berdaya.


"So segala macam cara torang so bekeng supaya anak yang putus sekolah itu mau datang sekolah ulang. Guru, wali kelas, so kirim surat, so datang ambe kerumah, tapi karena nda ada dukungan dari orang tua murid tersebut, torang juga nda berdaya," ungapnya, seraya sangat berharap adanya kerjasama dari orang tua murid dengan pihak sekolah untuk kelangsungan studi anaknya.(ddk)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment