Berita Terbaru

Thursday, January 26, 2017

Diduga tak disalurkan, petani Boltim kesulitan dapat pupuk
by Totti boy - 0


PARA petani di Boltim kerap kali menjerit. Diduga diakibatkan tidak disalurkannya pupuk oleh dinas terkait.(foto: ist)
Tutuyan,SMCOM-Kesulitan pupuk yang dialami oleh para petani di Boltim diakhir tahun 2016 akhirnya diketahui penyebabnya. Informasi diterima, dimana penyebab sejumlah petani holtikultura dan petani sawah di Boltim kesulitan akan pupuk, hal itu diduga dikarenakan Dinas Pertanian Pemkab Boltim sengaja tak menyalurkan bantuan tersebut.

Ketua Dekab Boltim Marsaole Mamonto mengungkapkan dari hasil konsultasi beberapa waktu lalu oleh sejumlah Anggota Dekab Boltim di Dinas Pertanian Provinsi Sulut terkait kelangkaan atau kesulitan pupuk yang terjadi Boltim, ternyata bukan dari pihak Dinas Pertanian Provinsi yang salah, melainkan kesalahan Dinas Pertanian Pemkab Boltim.

"Dari Provinsi sudah menyalurkan pupuk tersebut melalui agen ke Dinas Pertanian Pemkab Boltim. Namun dari Boltim sendiri yang tidak menyalurkannya ke para petani, sehingga terjadilah kelangkaan pupuk tersebut, " terang Mamonto kepada wartawan.

Sehingga untuk mempertanggung jawabkan hal ini kepada para petani, mereka dekab selaku lembaga pengawasan akan mengundang dinas terkait. "Untuk mempertanggungjawabkan laporan petani juga hasil konsultasi yang kami lakukan ke Provinsi baru-baru ini, maka dinas terkait akan kami panggil menanyakan keberadaan pupuk tersebut. Sebab, yang kami tahu pupuk bantuan itu sudah disalurkan oleh agen namun nyatanya sampai saat ini pupuknya tidak ada, " kata Mamonto.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Boltim Ramlah Mokodompis membantah bahwa bukan mereka yang menyalurkan pupuk ke petani. Menurutnya, penyaluran pupuk ke petani itu bukan tanggung jawabnya dinas, tapi  langsung dari distributor kemudian diteruskan pengecer sesuai nota pembayaran.

"Jadi, soal penyaluran pupuk itu langsung dilakukan pihak distributor dan pengecer terkait sesuai Peraturan Mentri Perdagangan (PMP) tentang penyaluran pupuk," terang Mokodompis, Kamis 26 Januari 2017.(faruk)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment