Berita Terbaru

Wednesday, December 14, 2016

Kahiking: Guru keterampilan seharusnya mengajar murid berkarya, bukan "suru bawa dari rumah"
by donwu - 0

Kadispora Robert Kahiking.
SITARO, SMCOM-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disppora) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Robert Kahiking mengingatkan kepeda seluruh guru yang membidangi pelajaran keterampilan, baik seni rupa atau tataboga, agar dapat mengajarkan murid-muridnya pengetahuan seperti bagaimana cara membuat suatu barang dari yang tak bernilai menjadi bernilai tinggi.

"seharusnya guru keterampilan itu mengajarkan murid-muridnya pengetahuannya bagaimana cara membuat suatu barang yang dari tak bernilai ekonomi menjadi barang yang bernilai ekonomi. Bukan menyuruh siswa untuk membawanya dari rumah dan kemudian memberi nilai," ujarnya kepada SwaraManado.com, Rabu (14/12/2016) siang.

Kahiking berharap, keterampilan yang akan dimiliki siswa bukan hanya untuk mendaptkan nilai saat siswa itu bersekolah saja, namun bisa menjadi modal bagi mereka untuk masa depan murid-murid yang lebih baik. "Banyak orang yang sukses dengan hasil kerajinan tangan mereka. Dan yang seperti ini yang kita inginkan. Murid punya pengetahuan keterampilan," tegasnya.

Namun di sisi lain, ia juga mengakui saat ini pihaknya kekurangan tenaga guru yang memiliki keterampilan khusus.

Sejumlah orangtua murid menginginkan anak mereka diberikan pengetahuan sepereti   cara membuat atau merangkai. Bukan hanya disuruh membawanya dari rumah. "Torang suka, murid atau torang pe anak itu diajar bagemana cara mo babekeng. Contoh cara mo bekeng deng rangkai bunga, bukan mo suru bawa dari rumah so jadi baru kase nilai. Sedangkan guru nintau apa dorang bekeng sandiri atau orang laeng yang bekeng," tukas beberapa orang tua murid dengan nada kesal.(ddk)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment