Berita Terbaru

Tuesday, December 13, 2016

Cegah paham radikalisme, Pemkab awasi orang asing
by fadjrin haryanto - 0


ilustrasi: istimewa
Tahuna,SMCOM— Pemerintah Daerah akan memperketat pengawasan terhadap orang asing yang masuk di wilayah perbatasan Negara Philipina Daerah Kabupaten Sangihe, guna mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme. Berangkat dari pengalaman yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air, yang dilakukan paham- paham radikalisme dan terorisme mengharuskan kewaspadaan semua pihak untuk menangkalnya. Dan sebagai langkah antisipasi terhadap masuknya paham radikalisme dan terorisme Pemkab Sangihe terus melakukan pantauan terhadap orang asing. 

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) LH Makagansa SIP mengatakan, sebagai Daerah perbatasan kewaspadaan tinggi harus dilakukan. Untuk itu kata Makagansa, pihaknya melakukan koordinasi dengan semua pihak yang berkompeten termasuk kerjasama dengan intelejen Daerah dalam mewaspadai adanya penyusupan. 

“Tentunya kita selalu akan berkoordiasi dengan semua pihak yang terkait dalam pengawasan, termasuk didalamnya kerjasama dengan intelejen daerah,” ungkap Makagansa. Lanjut dikatakannya, hal itu sangat penting di lakukan mengingat tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sangihe 2017 yang tengah bergulir saat ini.

“Jadi untuk mengantisipasi hadirnya terorisme di daerah kita ini, kami selalu konsulatasikan dengan pihak TNI/Polri termasuk Badan Intelejen Negara (BIN) untuk selalu melakukan pemantauan di sejumlah wilayah di Sangihe, agar supaya tidak ada penyusupan. Apalagi daerah kita ini
merupakan daerah perbatasan yang gampang dan kapan saja di susupi oleh terorisme atau hal- hal lain yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban di Daerah ini,” ujarnya.

Dirinya pun memastikan pihak Kesbangpol akan terus memantau terhadap keberadaan orang asing dari luar daerah yang melakukan aktivitas di Sangihe. “Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap orang asing yang keluar masuk yang melakukan aktifitasnya di Sangihe. Untuk itu kami juga butuh bantuan dari masyarakat Sangihe khususnya bagi pemilik kos- kosan, kontrakan, pinganapan maupun hotel  untuk tetap menginformasikan keberadaan tamu yang menginap, agar kondisi aman dan kondusif tetap terpelihara,” pungkasnya.(try01)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment