Berita Terbaru

Wednesday, November 30, 2016

Manado sabet Silver Champion Indonesia Smart Nation Award 2016
by donwu - 0

WAKIL Walikota Manado Mor Bastiaan mewakili Walikota GS Vicky Lumentut menerima piagam penghargaan ISNA 2016 di Jakarta, Selasa (29/11/2016) malam.(foto: ist)
JAKARTA, SMCOM—Kendati belum setahun memimpin Manado, namun kerja keras dan kerja cerdas Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mulai membuahkan hasil. Bahkan secara nasional, konsep Manado Kota Cerdas telah diakui pemerintah pusat.

Hal ini terbukti ketika pada Selasa (29/11/2016) malam, Wawali Mor mewakili Walikota GSVL menerima penghargaan dari Indonesia Smart Nation Award (ISNA) atau Indeks Daerah Pintar 2016 karena dianggap sebagai salah satu daerah pintar di Indonesia dengan Program Smart City-nya. Penghargaan ini diberikan di ruang Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara.

Tak tanggung-tanggung, Manado mendapat kategori kota menengah terbaik dari 46 daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Sulut dengan peringat ke-3 Silver Champion. “Pemerintah Kota Manado dinilai punya komitmen tinggi, dan persiapan infrastruktur yang jelas menuju Smart City. Karena penilaian itu kami diundang City Asia Center untuk menerima penghargaan tersebut,” ujar Wawali Mor.


Dikatakan pula, dirinya dan Walikota GSVL berkomitmen tahun 2017 mendatang, akan lebih baik lagi sehingga kategori Gold bisa diraih. “Pak Walikota GSVL dan saya berharap, apabila sistem Smart City ini sudah jalan baik di Manado, tahun depan (2017, red) kami akan mendapatkan kategori Gold seperti Surabaya dan Bandung. Sekarang kita masih tahap uji coba,” tandas Wawali Mor.

Penilaian indeks daerah pintar /(ISNA) digagas City Asia Center for Smart Nation, dilakukan sejak tahun 2015 dengan dukungan berbagai pihak seperti DPD (Dewan Perwakilan Daerah), APKASI (Asosiasi Kabupaten se Indonesia) dan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Se Indonesia). Indeks ini menilai seluruh provinsi/kabupaten/kota dari aspek tata kelola pemerintahan, ekonomi, lingkungan, masyarakat dan branding.


Indonesia Smart Nation Index sendiri pada dasarnya dihitung dari dua indeks penyusun, yaitu indeks kesiapan menuju daerah pintar (Smart Readiness Index) dan indeks kinerja daerah pintar (Smart Region Index). Di dalam Smart Readiness Index, terdapat lima dimensi yang diukur, yaitu sumber daya alam (nature), struktur, infrastruktur, suprastruktur, dan kultur sebuah daerah. Sedangkan pada Smart Region Index, terdapat enam dimensi yang diukur, yaitu dimensi smart governance, dimensi smart branding, dimensi smart living, dimensi smart society, dan dimensi smart environment.


Penghargaan ISNA 2016 ini dinilai oleh Tim Dewan Juri yang berasal dari berbagai latar belakang, yakni Dr Yuswandi Temenggung (Sekjen Kemendari), Prof Eko Indrajit (Pakar ICT), Prof Marsudi Kisworo (Rektor Perbanas Institute), Ir Hayu Parasati (Direktur Perkotaan dan Pedesaan Bappenas), Ridwan Sutriadi (Pakar Tata Kota ITB), Dr Chayana Ahmadjayadi (Founder and Chairman City Asia) dan Farid Subhakan (Ceo City Asia).

Menurut Ahmadjayadi, yang manjadikan studi ini memiliki kelebihan dari studi tentang pemeringkatan daerah lainnya karena telah memanfaatkan metode big data analytic yang dikembangkan oleh Citiasia Inc, yang disebut Big CAT (Citiasia Tools for Big Data Analytic), yang memungkinkan diolahnya data yang berskala masif dan beragam secara cepat dan akurat. Sedangkan Kisworo menegaskan bahwa Indeks ini berguna untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi suatu kota, kabupaten, provinsi dalam sebuah ukuran yang mudah untuk dipahami.

Dalam waktu dekat Pemkot segera me-launching Manado Smart City dengan fokus utama Command Center yang berfungsi sebagai ruang pusat kendali dari semua pengaduan warga tentang Manado.(infotorial/eska)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment