Berita Terbaru

Monday, November 28, 2016

Maki Wartawan, Tatong : Rumoroi Saya Copot
by yunita Cantik - 0

Masa Aksi Unjuk rasa Puluhan Wartawan,
saat memasuki rumah Jabatan Walikota Kotamobagu, Siang tadi
Kotamobagu—Tak mau Institusi Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu tercoreng dengan ulah oknum Pejabat arogan dan bermulut Kotor. Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, menegaskan, jika pihaknya sudah mengambil langkah untuk memberikan sanksi  tegas, dan secepatnya kepada Kepala Bagian Ekonomi, Ham Rumoroi. “Catat ya, posisi Kabag Ekonomi Ham Rumoroi saya copot. Saya sudah menerima kronologis kejadian tersebut,” kata Tatong di hadapan puluhan wartawan.
Sebelumnya, aksi arogan dilakukan oleh Kabag Ekonomi Ham Rumoroi kepada salah satu Wartawan Media cetak lokal, Harry Triatmojo.  Harry dimaki berulang-ulang di Kantor Dekot Kotamobagu, saat meliput rapat paripurna RAPBD 2017, Kamis (24/11). Harry pun nyaris mendapat pukulan dari Oknum pejabat tersebut hanya karena berita soal Beras miskin yang diduga tak tersalur dengan baik. tindakan oknum pejabat tersebut pun dinilai melecehkan profesi wartawan, yang akhirnya berujung pada aksi unjuk rasa Solidaritas puluhan wartawan di kantor walikota Senin (28/11). 
Sejak pukul 11.00 Wita, Siang tadi, Puluhan wartawan melakukan aksi unjuk rasa, dengan satu tuntutan yakni “Copot pejabat arogan dan Pejabat Mulut Kotor” seperti Kabag Ekonomi, Ham Rumoroi.
Kepada puluhan wartawan se-BMR, Walikota menyampaikan jika pihaknya sudah mengantongi kronologis kejadian yang melibatkan antara salah satu pejabat dengan wartawan. “Apalagi kejadian tersebut nyaris ada pemukulan terhadap wartawan. Ini catatan keras bagi saya selaku Walikota. Saya janji oknum pejabat seperti ini akan saya copot,” tegas Walikota.
Didampinggi Sekkot Kotamobagu, Tahlis Gallang, Tatong juga mengaku tidak pernah melindungi pejabat bermental preman seperti apa yang diteriakan saat aksi demo di halaman kantor walikota. “Kalau dibilang melindungi saya rasa tidak. Justru ini menjadi pintu masuk bagi kami selaku Pembina kepegawaian, agar dalam penempatan OPD baru nanti, tentu harus lebih selektif dan ada standar yang akan kita terapkan,” tuturnya.
Peran media  dalam daerah sangat berpengaruh kata Tatong. Apaterlebih Kotamobagu saat ini sedang menuju pada pembangunan investasi. Sehingga secara kelembagaan dirinya meminta maaf atas ketidaknyaman para wartawan yang merasa tersinggung atas kejadian ini. Walikota juga meminta agar persoalan salah satu pejabat, tidak dibenturkan dengan lembaga pemerintah. Sebab selam ini hubungan antara media dengan pemerintah sangat baik. “Selama ini hubungan media dengan pemkot Kotamobagu sangat baik. Jangan hanya segelintir oknum, lantas hubungan ini jadi tidak baik. Atas nama lembaga, saya meminta maaf,” ucap Tatong.
Untuk proses pencopotan jabatan Kabag Ekonomi, pemkot masih memberikan waktu hingga satu pekan ke depan.  Sebab saat ini masih sedang menghadapi pembahasan RKA bersama Dewan Kota Kotamobagu, “Besok kami akan lakukan sidang kode etik. Dan inilah yang akan menjawab pertanyaan wartawan,” ujarnya.
Sekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Gallang menuturkan, dengan data yang sudah dikumpulkan, Senin (28/11) hari ini, proses sidang kode etik sudah akan dilaksanakan. “Tentu sesuai dengan tahapan, kita akan lakukan sidang kode etik dulu. Kan sudah ada dasar  termasuk kronologis kejadian,” tambah Tahlis. (yede).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment