Berita Terbaru

Sunday, October 30, 2016

Warga Tonsea dilecehkan, puluhan waruga dirusak
by Totti boy - 0

NAMPAK sejumlah waruga yang tertimbun lumpur dari proyek pembangunan Waduk Kawangkoan-Kuwil.(foto: ist)
Airmadidi,SMCOM-Masyarakat Minut yang tergabung dalam kelompok Pencinta Budaya Minaesa (PBM), merasa sangat terpukul saat mendapati puluhan waruga (makam keramat) leluhur suku Minahasa Raya (Malesung Wangko) yang tertimbun lumpur dari pekerjaan proyek pembangunan Waduk Kawangkoan-Kuwil di Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat, Sabtu 29 Oktober 2016.

Kepala Departemen Khusus Lingkungan Hidup (Kadepsus LH) LSM Waraney Puser In'tana Toar-Lumimuut Dewan Pengurus Besar (LSM WPITL DPB) Sulut Alfian Asso Posumah yang turut memantau langsung, memberikan kecaman terhadap perbuatan yang dilakukan pihak perusahaan.
"Ini sudah keterlaluan dan tidak menghargai namanya. Sebab ini sama saja telah menginjak-injak harga diri kami yang merupakan turunan para Dotu yang mendiami waruga-waruga ini,” ucap

Posumah yang sempat meneteskan air mata, Minggu 30 Oktober 2016.
Ditambahkan Posumah, pihaknya telah mencoba melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan. Akan tetapi hingga saat ini tidak ada keterangan khusus dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

"Salah satu oknum aparat yang berjaga di lokasi proyek, mengatakan kepada kita jika pimpinan tidak ada, karena sedang cuti. Ini sangat tidak masuk akal, masa pekerjaan sementara berlangsung pimpinannya cuti," tegas Posumah.

Walau terus berupaya mencoba mengkonfirmasi atas pengerusakan sejumlah waruga tersebut, namun Posumah dan sejumlah warga terus dihalang-halangi oknum aparat.
"Karena terus dihalangi, kami memilih untuk mengalah. Ini akan kami laporkan, karena kami tidak terima makam leluhur kami diperlakukan seperti ini. Pastinya kami akan bereaksi," tutup Posumah.(boy)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment