Berita Terbaru

Tuesday, October 18, 2016

Travel diduga kabur, 28 siswa SMPN 10 Manado terlantar di Bali
by Totti boy - 1

NAMPAK sejumlah siswa SMPN 10 Manado masih bertahan di salah satu hotel di Bali.(foto: tim)
Denpasar-Sungguh malang nasib yang dihadapi 28 siswa dari SMP Negeri 10 Manado yang mengikuti Festival Kawanua di Denpasar Bali. Dimana, para siswa yang ikut dalam tim Maengket mengisi kegiatan Festival Kawanua tersebut, terlantar. Dari informasi kontributor Swaramanado yang bertepatan berada di Denpasar Bali, rencananya para siswa, Selasa 18 Oktober 2016 sudah berada di Manado. Tapi kenyataannya, hingga sekitar pukul 00.41 Wita, para siswa dan guru yang ikut mengantar belum juga memegang tiket keberangkatan.

WALAU belum mendapat kepastian, namun para siswa tetap terlihat sabar menanti.(foto: tim)
Bahkan, batas waktu menginap di hotel sudah berakhir. Namun karena merasa kasihan, pengelola hotel mengizinkan 28 siswa SMP Negeri 10 Manado menginap hingga pukul 05.00 Wita dan setelah itu harus angkat kaki. Salah satu guru yang ikut dalam rombongan yang enggan namanya disebutkan mengatakan, salah satu orang jasa travel yang menjadi tempat kerjasama sudah menghilang. "Tadinya dia masih ada. Tapi sekarang sudah menghilang. Kasihan anak-anak mau pulang bagaimana ke Manado," ucapnya.

Karena sudah tidak berdaya, sejumlah guru meminta bantuan Brimob Bali untuk menampung para siswa tersebut. Dan rencananya, sekitar pukul 04.00 dini hari nanti anggota Brimob Bali akan menjemput para siswa dan menginap di barak, sembari menunggu kejelasan tiket pulang mereka ke Manado.(tim)
« PREV
NEXT »

1 comment

  1. kepseknya perlu di non aktifkan, karena ternyata pembayaran tiket pulang 18 orang siswa, bukan menggunakan dana sekolah, tetapi menggunakan uang dari salah satu guru, dan nanti pengembaliannya akan dibebankan kepada travel.
    jadi tidak benar kalau kepsek menanggung tiket para siswa yang terlantar tersebut,

    ReplyDelete