Berita Terbaru

Tuesday, October 18, 2016

Nasib 28 siswa SMPN 10 Manado yang ditinggal kabur travel
by Totti boy - 1

KONDISI para siswa SMPN 10 Manado yang ditampung sementara di Asrama Polri Sanglah Denpasar Bali.(foto: tim)  
Denpasar-28 siswa SMPN 10 Manado yang masuk dalam tim Maengket yang ikut meramaikan Festival Mapalus di Denpasar Bali yang diduga ditinggal kabur oleh salah satu travel tempat mereka bekerjasama, akhirnya sedikit bernafas lega setelah sekitar pukul 06.14 Wita, Selasa 18 Oktober 2016 dijemput aparat kepolisian dari hotel tempat mereka menginap karena sudah kehabisan waktu tinggal, untuk ditampung sementara di Asrama Polri Sanglah Denpasar Bali, sambil menunggu kepastian tiket mereka pulang ke Manado.
ASRAMA Polri Sanglah Bali lokasi penampungan para siswa SMPN 10 Manado.(foto: tim)
Setibanya di Asrama Polri Sanglah Denpasar Bali, 28 siswa SMPN 10 Manado memilih untuk beristirahat sejenak walau hanya beralaskan karpet.

MENUNGGU tiket kepastian pulang, para siswa memilih beristirahat.(foto: tim)
Kondisi keberadaan mereka saat ini yang foto-fotonya diposting salah satu orang tua murid di Facebook, mendapat reaksi dari sejumlah netizen terlebih travel yang dijadikan tempat kerjasama memfasilitasi keberadaan para guru dan siswa di Bali yang diduga sudah kabur.(tim)
« PREV
NEXT »

1 comment

  1. kalau mengikuti beritanya di medsos atau berita online, ada 3 pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini, pertama : Kepala sekolah selaku pimpinan di Institusi, 2. Pihak Travel yang telah mengambil uang dari orang tua tapi tidak digunakan sebagaimana mestinya, karena informasi dari orang tua semua dana yang digunakan adalah uang dari orang tua murid, tidak ada subsidi dari kepala sekolah, dan yang ke 3 Panitia penyelenggara di Denpasar juga harus bertanggungjawab.

    ReplyDelete