Berita Terbaru

Wednesday, October 5, 2016

Ke Pusat, Wowor Cs Minta penetapan harga acuan Cengkeh Sulut
by noberd losa - 0


MANADO,SM.COM - Harga Komoditi cengkeh Sulut mengalami pasang surut beberapa tahun terakhir akhirnya dibawa kepemerintah pusat.

Sekertaris Komisi II DPRD Sulut Rocky Wowor bersama anggota Komisi II dan dinas perkebunan Sulut menemui Kementrian perdagangan pada rabu (25/10).

Terungkap dalam pertemuan dengan sekertaris dirjen perdagangan luar negeri Mardjoko bahwa persoalan utama penyebab penurunan harga cengki bukan disebabkan oleh Kebijakan Import cengkih.

"Beberapa tahun lalu, jumlah import cengkih yang masuk cukup besar namun harga komoditi ini mampu terjaga dan terbilang normal, harus ada tindakan riil dari pemerintah pusat campur tangan harga pasar agar tidak korbankan petani," tegas Wowor kepada Mardjoko agar segera ditindaklanjuti.

Lanjut dikatakan Wowor, Komisi 2 sudah menyampaikan langsung aspirasi dari Asosiasi petani cengkih saat menerima aspirasi dari asosiasi beberapa waktu lalu di DPRD Sulut.

"30 persen penduduk Indonesia perokok,  dan menurut info dari Sampoerna ada 92 persen rokok kretek yang menggunakan bahan baku cengkeh dan menguasai pasar Rokok Indonesia, Pemerintah Pusat harus campur tangan agar ini menjadi komoditas strategis, sehingga Pemerintah bisa menetapkan acuan harga dasar terendah yang pasti melewati kajian dan serapan aspirasi supaya petani tidak merugi," tegas Wowor yang juga ketua Barisan Muda Indonesia (BMI) Sulut sembari menambahkan bahwa harga dasar terendah minimal Rp100 ribu per kilogram.

Menanggapi ini, Mardjoko menjanjikan akan segera melaporkan kepada Dirjen perdagangan luar negeri agar dapat mempelajari aspirasi tersebut untuk ditindak lanjuti kedalam program kementrian perdagangan.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment