Berita Terbaru

Tuesday, October 4, 2016

GSVL: SMST di Bunaken penting untuk pengembangan GMIM
by donwu - 0

Tiba di Bunaken, Walikota GS Vicky Lunentut disambut Ketua BPMS GMIM Pdt HWB Sumakul.
MANADO, SMCOMCuaca hujan dan laut bergelombang tidak menyurutkan niat Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) untuk menyeberangi lautan dengan menggunakan speedboat 300 PK, Selasa (4/10/2016) sore untuk menyukseskan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-29 GMIM di wilayah Bunaken. Pun demikian sebaliknya saat pulang ke Manado kendati sudah malam.

Keinginan yang besar Walikota GSVL ke Pulau Bunaken sudah direncanakannya sebelumnya, apalagi posisi Walikota GSVL yang merupakan salah satu personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM yang memiliki kewajiban untuk hadir dalam agenda tahunan organisasi gereja terbesar di Indonesia itu.

Dirinya berharap SMST ke-29 ini akan mencetuskan ide dan gagasan baru untuk pengembangan pelayanan GMIM. "Sidang Majelis Sinode Tahunan ke-29 di wilayah Bunaken tentunya memiliki arti yang sangat penting untuk pengembangan GMIM kedepan sebagai implementasi amanat agung Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja," ujar Walikota GSVL di acara pembukaan di GMIM Patmos, seraya menyemangati para peserta sidang.

Sesuai agenda, kegiatan ini akan berakhir Jumat (7/10/2016). Pelaksanaan sidang seksi, berlokasi di jemaat Sabar Manado Tua, Maranatha Papindang, Batu Karang Bualo, Sion Pangalingan, Yohanes Tanjung Parigi, Lembah Ayalon Alung Banua, Patmos Bunaken, dan Paulus Siladen. Dipilihnya Wilayah Bunaken sebagai tuan rumah menurutnya, berdasarkan rencana kalender kegiatan Sinode GMIM yang tertuang dalam SMST ke-28 di jemaat Titiwungen tahun 2015 lalu. Juga dalam Surat Keputusan BPMS Nomor 15/2016 tentang Panitia Penyelenggara SMST ke-29 tertanggal 19 Februari 2016.

Sidang ini akan mengevaluasi kinerja pelayanan, program serta ABP tahun 2016. Menjabarkan Renstra ke dalam program dan anggaran serta menetapkan ABP Tahun pelayanan 2017. “Diharapkan SMST 2016 bisa bermanfaat untuk peningkatan kesadaran bersinode bagi warga gereja. Selain itu bisa menjadi ajang keterlibatan jemaat guna peningkatan kualitas persekutuan, kesaksian, pelayanan sekaligus dampak pemberdayaan sumber daya warga gereja,” harap Ketua BPMS Pdt DR HWB Sumakul MTh.(dsw)



« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment