Berita Terbaru

Monday, October 10, 2016

GSVL: Ada warga mengaduh ada fasilitator potong dana bantuan bencana
by donwu - 0

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut melihat peta relokasi rumah korban banjir bandang 2014 di puncak Kelurahan Pandu, Senin (10/10/2016) sore.(foto: ist)
MANADO, SMCOM—Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa dipastikan hadir dalam peresmian kawasan relokasi korban bencana banjir bandang di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, namun Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) tetap secara intens melakukan pantauan dan pengawasan terhadap pembangunan 1000 unit rumah yang dibiayai pemerintah pusat tersebut bagi warga korban bencana Manado tahun 2014 silam.

Seperti terlihat Senin (10/10/2016) sore. Bersama sejumlah pejabat Pemkot Manado, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DR Peter KB Assa, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Robby Mottoh, Kepala Dinas Pendidikan Corry Tendean SH, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs Maximilian Tatahede, Walikota GSVL kembali mendatangi lokasi pembangunan yang terletak di dataran tinggi Kelurahan Pandu tersebut. Tidak hanya pembangunan rumah saja yang diawasi, tetapi juga penyaluran dana kepada korban ikut menjadi perhatian serius Walikota.

Bahkan, Walikota GSVL dengan tegas mengingatkan fasilitator dan Kepala BPBD agar tidak memotong dana sepeser pun bagi korban bencana dengan alasan apapun juga. Karena hal itu akan berdampak hukum. "Tolong jangan ada pemotongan dana kepada korban bencana, apalagi dilakukan oleh fasilitator yang nota bene sudah dibayar untuk tugas itu. Karena ada yang datang kepada saya dan mengeluh katanya ada pemotongan dana satu juta setengah rupiah. Ini tidak boleh," tandas Walikota GSVL, seraya menegaskan jika terjadi permasalahan hukum terkait pemotongan itu dirinya tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, fasilitator dibayar secara khusus untuk membantu masyarakat korban bencana merancang bangunan sesuai dengan jumlah dana yang diberikan. Jika masih ada fasilitator yang dinilai 'nakal', Walikota GSVL minta Kepala BPBD Manado agar segera diganti. "Tugas fasilitator untuk membimbing bukan untuk bikin susah penerima bantuan, kalau ada fasilitator nakal diganti saja dengan yang lain," tukas Walikota GSVL.

Dari peninjauan lokasi, Walikota GSVL melihat langsung rumah-rumah yang sedang dibangun. Direncanakan untuk tahap pertama akan dibangun 1000 unit rumah. Selanjutnya tahap kedua kurang lebih 1500 rumah.(dsw)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment