Berita Terbaru

Wednesday, September 14, 2016

Desak cabut izin perusahaan, Warga Tiberias blokade Trans Sulawesi
by yunita Cantik - 0


Tampak jalur trans Sulawesi yang di blockade
warga Desa Poigar Tiberias, Rabu sore tadi
Lolak—Desak Pemerintah cabutan izin Perusahaan PT Melisa Sejahtera. Ratusan warga Desa Tiberias Kecamatan Poigar memblokade Jalur Trans Sulawesi. Rabu (14/9), Sekitar pukul 16.00 wita, sore tadi.
Dengan menembang sejumlah pohon yang sengaja ditanam pemerintah. ratusan warga Desa tersebut melakukan blockade jalan. Sehingga seluruh badan jalan tertutup dengan batang pohon yang berdiamater sekitar 40 centimeter (Cm), beserta rimbunya pohon tersebut.
Menurut salah satu warga, aksi blokade jalan ini dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap pengoperasian PT Melisa Sejahtera, yakni perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan kelapa genjah atau perkawinan kelapa biasa dan hibrida di atas ratusan Hektare (Ha) lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Kecamatan Poigar. “sebab sesuai hasil investigasi seluruh warga, pihak perusahaan diduga telah melanggar ketentuan-ketentuan yang dianggap merugikan masyarakat sekitar wilayah pengoperasian perusahaan,” ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.
Akibat dari aksi blokade jalan tersebut, jalur yang menghubungkan Bolmong hingga ke Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Selatan lumpuh total. Ditambah jalan alternatif juga ditutup warga, maka kemacetan hingga berjam-jam tidak terhindarkan. Hingga pukul 19.00 Wita, kemacetan kendaraan sepanjang 2 Kilometer (Km) dari Manado menuju Kotamobagu dan sebaliknya.  
Ratusan aparat kepolisian Polres Bolmong dan Detasemen B Pelopor Brimob Inuai turun ke lokasi dan coba membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata. Ketegangan pun sempat terjadi antara petugas kepolisian dan warga. Namun, akhirnya polisi berhasil membuka kembali akses jalan.
Muhammad Matona pengendara roda empat dari Manado yang hendak ke Kotamobagu mengaku sudah terjebak macet akibat blockade jalan tersebut sekitar 3 jam. “Kami sebagai pengguna jalan resah dengan penutupan jalan ini,” katanya
Terkait peristiwa ini, Bupati Adrianus Nixon Watung, ketika dikonfirmasi mengaku bersiap menuju lokasi kejadian. “Informasi sementara, kondisi sudah aman,” ujarnya.
Wakapolres Bolmong Kompol Nanang Nugroho SIK, mengatakan saat ini kondisi jalan sudah bisa diakses atau dilalui. “Personel tetap kita siagakan di lokasi kejadian,” ujarnya. (yede).

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment