Berita Terbaru

Monday, August 22, 2016

Belasan miliar paket proyek DAK Bolsel dipotong Pemerintah Pusat
by Unknown - 0

TEDI Manika
Molibagu,SMCOM-Dampak dari pengurangan jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) yang terjadi saat ini, puluhan paket yang sementara dikerjakan di Kabupaten Bolsel kemungkinan besar akan di addendum. Ini dilakukan guna mengurangi volume pekerjaan dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.

“Total proyek yang sedang dikerjakan saat ini ada 97 paket dengan total anggaran Rp169 miliar. Hanya 15 paket yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan sisanya dari DAK,” terang Kepala Dinas PU Tedi Manika.

Menurutnya, jumlah DAK yang terpotong berdasarkan kebijakan pemerintah pusat mencapai belasan miliar rupiah. Sehingga pemerintah daerah mengambil sikap untuk mengadendum sejumlah kontrak pekerjaan proyek yang sedang berjalan.

“Proyek yang sudah selesai dikerjakan 100 persen baru tiga paket. Pembayarannya akan dibicarakan dengan tim anggaran. Sedangkan yang belum selesai, masih dalam pengerjaan, akan dikurangi volumenya dalam addendum,” terang Teddy.

Selain 97 paket proyek dari DAK dan DAU 2016, di Dispukimpraswil juga terdapat 13 paket proyek 2015 yang belum terbayarkan. Paket-paket proyek tersebut selesai dikerjakan pada Desember lalu, namun pihak perusahan pelaksana belum mengajukan pembayaran sesuai volume pekerjaan. “Total Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) ada Rp14,9 miliar. Ini semua paket proyek yang sudah selesai dikerjakan tapi belum dibayarkan. Pembayarannya akan dilakukan di APBDP ini,” tambahnya.

Anggota Dekab Bolsel Riston Mokoagow berharap, pihak eksekutif teliti dalam pembayaran paket proyek yang telah selesai dikerjakan maupun yang akan diadendum nanti. “Baik proyek yang didanai DAK 2016 maupun proyek yang belum dibayarkan pada 2015, pembayarannya harus teliti. Jangan sampai merugikan pihak ketiga," tukasnya.(chan)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment