Berita Terbaru

Friday, July 15, 2016

Seimbangkan politik, DPD Golkar Rombak AKD DPRD Sulut
by noberd losa - 0


MANADO,SM.COM - Sadar mulai kehilangan peran penting dipanggung politik nyiur melambai, DPD Golkar Sulut mengambil langkah jitu melakukan penyegaran besar-besaran utusan golkar di alat kelengkapan DPRD Sulut.

Ketua DPD Golkar Sulut Stevanus Vreeke Runtu (SVR) pastikan keputusan tersebut berdasarkan hasil evaluasi kinerja para utusan anggotanya sebagai perpanjangan tangan partai di legislatif Sulut.

“Bagaimana mau dipertahankan jika anggota Fraksi malas mengikuti kegiatan komisi, jarang masuk kantor. Kalian wartawan kan sudah bisa memastikan anggota Fraksi Golkar yang kinerjanya baik dan menurun,” jelas SVR.

Dengan dilakukan penyegaran tersebut diharapkan dapat menyeimbangkan situasi politik yang berjalan di gedung cengkih sario yang terasa seakan telah didominasi oleh fraksi penguasa.

Bahkan keputusan SVR diambil sudah bulat dan tidak dapat dipengaruhi dengan tujuan menjalankan tugas yang diamanatkan partai beringin yang selama bertahun-tahun dijalankan.

“Kami tidak pernah takut dengan ancaman. Catat, Golkar ini milik banyak orang. Dan saya sudah perintahkan kepada Ketua Fraksi Golkar Eddyson Masengi untuk segera laksanakan rapat,” tutur SVR dengan nada tinggi.

Selain itu, SVR menjelaskan keputusan tersebut dilakukan di 4 komisi yang ada.

“Sudah diputuskan dalam rapat partai akan ada rolling AKD. Harus ada pemerataan. Karena di 4 Komisi ada anggota fraksi golkar tidak masuk dalam anggota banggar,” jelas SVR.

Diperkirakan susunan AKD yang dikocok ulang oleh SVR adalah pencabutan Meiva Salindeho-Lintang sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).

Pencopotan kewenangan Marlina Moha Siahaan dari kursi ketua Komisi II yang akan ditukarkan dengan Kristovorus Deky Palinggi (KDP) dari komisi I.

Sementara Inggrid Sondakh dan Cindy Wurangian akan masuk ke Banggar.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment