Berita Terbaru

Monday, July 25, 2016

DPRD Sulut banyak "Matahari"
by noberd losa - 0



MANADO,SM.COM - Situasi politik di DPRD Sulut untuk periode ini makin menghangat, dimana menurut pengamat politik pemerintahan Sulut Fredy Ratumbanua menilai lebih pada posisi jabatan partai.

"Periode lalu 45 anggota legislator sario minim petinggi partai yang memiliki kuasa pengambil kebijakan partai, kontras berbanding dengan periode ini yang menyebabkan suhu politik menghangat," kata eks aktivis 98 ini.

Ratumbanua mengatakan untuk DPRD Sulut periode ini terlalu banyak dihuni oleh pimpinan partai sehingga terlalu banyak "Matahari" dan cenderung makin persulit posisi ketua DPRD Sulut dalam menjalankan fungsinya.

"Andrei Angouw sebagai ketua dewan harus memimpin ketua partai, itu sangat sulit. maka tak mengherankan jika kebijakan politik yang diambil akan banyak pertimbangan pada akhirnya dapat menjadi penghambat kinerja lembaga," jelasnya.

Ratumbanua mencotohkan, beberapa Panitia Khusus (Pansu) yang dalam prosesnya banyak rintangan karena terlalu banyaknya kepentingan dan itu lumrah dalam politik.

"Tiap partai memiliki pandangan yang berbeda dalam menjalankan fungsi keterwakilannya, namun pada hakekatnya bertujuan sama yaitu mengatas namakan masyarakat sebagai kinstituen partai yang berujung pada persoalan kemaslahatan dan kemakmuran," katanya.

Lain halnya dengan politikus Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulut Jim Tindi yang menilai Andrei Angouw gagal mengkoordinasikan 44 Anggota dewan yang ada.

"Kinerja Angouw dalam memimpin legislatif terbilang gagal, apa parameternya? Perda Zonasi yg tak kunjung selesai, blm lagi mandeknya DPRD dalam membahas dan memperjuangkan aspirasi rakyat, DPRD tak ubahnya seperti SKPD di eksekutif," jelas Tindi.

Ketua KPW PRD Sulut ini  mengatakan salah satu sikap fatal yang dilakukan oleh Angouw adalah menggenjot beberapa agenda DPRD hanya untuk kepentingan gaji bagi kepala daerah ini lebih Naif lagi, belum lagi persoalan mobil dinas Mewah yg mengutip pernyataan Angouw di salah satu media agar dapat di pake Tidur saat lelah.

"Intinya saya meliahat Angouw tak bisa mengkoordinasikan 44 anggota DPRD, sudah seharusnya Partai mempertimbangkan keberadaan Angouw di Pimpinan gedung cengkih," tandasnya.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment