Berita Terbaru

Wednesday, June 22, 2016

VAP - Bentelu, Duo Srikandi Tegas tolak PT MMP
by noberd losa - 0



MANADO,SM.COM - Dibalik kecantikan terdapat sikap tegas, Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonie Aneke Panambunan (VAP) dan anggota DPRD Sulut Dr.Ivone Bentelu ternyata tidak hanya bermodal paras cantik dan lembut, ternyata punya sifat ketegasan dan terbilang berani.

Demi penyelamatan lingkungan dan wisata Sulut di pulau Bangka Minahasa Utara (Minut) Duo Srikandi politik Sulut ini berani menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT.Mikgro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka.

Salah satu bentuk penolakan terhadap PT.MMP adalah dengan sikap tegas menolak rencana pembangunan pelabuhan produksi oleh PT.MMP di desa Libas Pulau Bangka.

Bupati  VAP saat pertemuan dengan Panitia Khusus (Pansus) Zonasi  DPRD Sulut bersama Pokja Pemprov Sulut Selasa (21/6-2016) di Kantor Bupati Minahasa Utara beberapa waktu lalu tegas menolak keinginan PT.MMP.

Menurut Bupati VAP, dirinya hanya memberikan ijin pembangunan  dermaga dengan sistem jeti atau pelabuhan apung bagi kapal-kapal kecil guna menunjang pariwisata yang ada di pulau Bangka.

 “Saya tegaskan disini kalau di pulau Bangka itu kita hanya  bisa bangun jeti khusus hanya wisata saja. Tetapi kalau untuk industri tidak bisa, hal ini juga saya telah sampaikan ke bapak Gubernur. Karena itu bisa merusak ekosistim laut, dan saya memilih lebih memihak kepada masyarakat. Kalau mereka ingin membuat tambang ada banyak tempat lain yang tidak mencelakakan," tegasnya.

Meski demikian Bupati  mengakui bahwa memang telah ada ijin dari Menteri Perhubungan untuk pembangunan pelabuhan, namun dirinya menegaskan akan memperjuangkan agar tidak dilakukan pembangunan pelabuhan di Pulau Bangka.

“Memang ada ijin menteri Perhubungan untuk pembangunan pelabuhan disana , namun saya akan menyurat dan memperjuangkan masalah ini,  karena ijin menteri tersebut  bertentangan dengan undang-undang, Sebab kalau dibangun untuk industri kasihan akan hancur nantinya, laut akan tercemar .” ujar Bupati.

Hal senada disampaikan anggota Pansus zonasi DPRD Sulut Dr Ivone Bentelu yang mendukung upaya Bupati VAP menolak pembangunan  pelabuhan Pulau Bangka.

”Saya salut 100 persen. Selama ini kita membahas masalah ini kita ribut di Propinsi kita tidak mendengarkan apa suara dari kabupaten. Hari ini kita bisa dengar dan menjadi catatan bagi Pokja agar  tidak memaksakan hal-hal yang tidak bisa, sebab kita telah mendengar langsung dari Bupati dan ini pantas diperjuangkan oleh pansus zonasi sebagai bagian dari aspirasi masyarakat Minut," kata Bentelu.

Lanjut dikatakan Bentelu, meskipun ada S.K Kementrian terkait pembangunan pelabuhan yang katanya dikantongi PT.MMP tapi tegas perlindungan terhadap pulau-pulau kecil harus lebih diutamakan sesuai amanat undang-undang.

"Sudah sangat jelas UU no. 27/2007 tentang Perlindungan Pesisir dan Pulau-Pulau kecil, Intstruksi Presiden RI Nomor 8 tahun 2015 tentang Penundaan Pemberian Izin baru dan Penyempurnaan tata kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut Presiden RI selain itu juga dengan keputusan Mahkamah Agung pencabutan ijin atas PT MMP, mengapa harus beralasan lagi," kata Bentelu.

Lanjut dikatannya, penguatan aturan lain yang mendukung ini tercatat tegas dalam UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No: SK.5385/MenLHK-PKTL/IPSDH/2015 tentang Penetapan Peta Indikatif PenundaanPemberian Izin Baru Pemanfaatan Hutan, Penggunaan Kawasan Hutan dan Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Areal Penggunaan lain.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment