Berita Terbaru

Wednesday, June 1, 2016

Mungkin dia lupa, Boy Tumiwa berpolitik Cuci Tangan
by noberd losa - 0

Ketua Baleg DPRD Sulut, Boy Tumiwa

MANADO,SM.COM - Entah apa yang ada dibenak Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPRD Sulut, Boy Tumiwa yang bernai mengevaluasi proses penyelesaian 16 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang saat ini sudah dalam tahap pembahasan bahkan berharap, semua pansus sebaiknya memaksimalkan waktu yang ada.


"Kita berharap semuanya bisa diselesaikan,” kata Tumiwa.

Mungkin Tumiwa lupa, bahwa dirinya yang sejak awal penetapan program legislasi daerah, selaku ketua Baleg justru menghamburkan waktu dengan terbang ke Israel hampir sebulan pada bulan Maret awal tahun ini.

(BERITA TERKAIT : "Kaki Gatal" Fraksi PDI-P, Agenda DPRD Sulut tak jelas
http://www.swaramanado.com/2016/03/kaki-gatal-fraksi-pdi-p-agenda-dprd.html?m=1)

Menurutnya, seharusnya pembahasan Perda perlu ada limited waktu. Namun, bedanya di Provinsi tidak menggunakan batas waktu dalam penuntasannya.

“Sebelumnya waktu saya berada di dewan Minsel (Minahasa Selatan) setiap pembahasan perda itu punya batas waktu,” ujarnya.

Dikatakan Tumiwa, semuanya berharap setiap Perda tersebut dapat diselesaikan tahun 2016.

“Memang kalau semangat kita ada. Tapi kita melihat dalam sejarah yang ada baru sekarang ini Ranperda  sangat banyak yakni 16. Semuanya bisa menilai,” ungkapnya.

Kepada sejumlah awak media, Tumiwa juga menandaskan bahwa dari kacamatanya, hingga kini sudah ada beberapa Perda yang digulir dan hampir selesai. Ia meminta semuanya dapat efektif berjalan.

”Ini kan sudah berapa yang Perda yang sudah digulir. Komisi II sudah ada Pansus BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Dari Komisi IV sudah menggulir Perda Budaya naskahnya  katanya sudah mulai dibahas. Komisi III sudah mulai membicarakan Perda Pohon. Begitu juga OPD sudah dimulai lagi kan ini,” bebernya.(Obe)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment