Berita Terbaru

Tuesday, June 14, 2016

Manajer Las Vegas Café bantah tuduhan beri uang ke anggota Satgas GEMPITA
by donwu - 0

MANAJER Las Vegas Café Simon Depasau bersama Rusdi salah satu anggota Satgas GEMPITA saat memberikan klarifikasi kepada Ketua Satgas GEMPITA Hans Tinangon dan beberapa Satgas GEMPITA lainnya di Sekretariat Satgas GEMPITA di kantor Disdukcapil Manado, Tikala, Selasa (14/6/2016) sore.(foto: donny/sk)
MANADO, SMCOM—Beberapa hari terakhir, serangan terhadap Satgas GEMPITA (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) Pemkot Manado bentukan Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, semakin menjadi.
Yang terakhir sejumlah media massa di Manado memberitakan bahwa ada seorang oknum Satgas GEMPITA, disinyalir tertangkap tangan wartawan menerima amplop dari salah satu pengelola tempat hiburan malam (THM) saat inspeksi mendadak (sidak) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Manado, yang berlokasi di Jl Walanda Maramis Kelurahan Pinaesaan Wenang, Minggu (12/6/2016) dinihari lalu.
Diketahui, dikutip di salah satu media online, sumber informasi dugaan amplop itu adalah wartawan media cetak berinisial HN (awalnya ditulis nama lengkap, tetapi tadi malam berubah jadi inisial). Dia berujar bahwa dugaan pemberian amplop itu dikarenakan THM itu kedapatan masih beroperasi meski waktu sudah menunjukkan pukul 01.30 WITA. "Saya lihat sendiri, pengelolanya ditarik oknum Satgas Gempita, lalu keduanya berbicara dan kemudian amplop diserahkan," kata wartawan media cetak berinisial HN sebagaimana diberitakan sejumlah media massa.
Namun anehnya, wartawan HN tersebut ketika akan dimintai keterangan oleh Satgas GEMPITA terkait ungkapannya tersebut terkesan menghindar. Karena si sumber berita terkesan menghindar dan tak mau menemui Satgas GEMPITA untuk klarifikasi, maka pihak terkait lainnya yakni manajemen Las Vegas Café yang disinyalir sebagai pemberi amplop pun memberikan klarifikasi dengan mendatangi Sekretariat Satgas GEMPITA di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipi (Disdukcapil) Manado, Jl Balaikota Tikala, Selasa (14/6/2016) sore.
Secara terbuka, Manajer Las Vegas Café Simon Depasau membantah tuduhan dugaan pemberian upeti pada salah satu anggota Satgas GEMPITA. Depasau yang didampingi Rusdi—anggota Satgas GEMPITA yang dituduh menerima amplop—membeberkan kronologis saat dinihari tersebut. “Intinya pemberitaan bahwa saya memberikan amplop kepada Satgas GEMPITA, itu tidak benar,” ujar Depasau kepada Ketua Satgas GEMPITA Drs Hans Tinangon dan beberapa Satgas GEMPITA lainnya.
Dan diceritakan Rusdi, pada malam itu dia ikut bersama dengan Disparbud melakukan sidak, dan saat masuk ke dalam ruangan tempat hiburan malam itu dia bertemu dengan Depasau yang merupakan teman lama. Sebagai teman lama, keduanya pun terlibat percakapan hingga Tim Gabungan Disbudpar dan Satgas GEMPITA selesai melakuan sidak di Las Vegas Café.
Saat tim sidak akan keluar, Depasau merangkul Rusdi dan memberikan sebuah tisu. "Kita rangkul pa dia kong kita hanya kase tisu, jadi tidak benar ada pemberian upeti," ungkapnya. Lebih jauh dijelaskannya, saat itu tidak disangka tisu yang diberikan oleh Depasau kepada Rusdi mungkin dilihat salah satu oknum wartawan media cetak dan digembar-gemborkan adalah amplop yang berisi uang yang diberikan pada Satgas GEMPITA.
Menurut Rusdi, saat Depasau memberikan tisu, Rusdi langsung bereaksi. "Dorang pe kira ngana ada kase apa pa kita padahal cuman tisu," ujarnya singkat. Rupanya pemberian tisu ini memicu kecurigaan para wartawan yang ikut sidak, sehingga usai sidak, Rusdi langsung di-BBM dan di-SMS. Rusdi yang tidak mengetahui apa-apa langsung membantah hal tersebut. “Jadi tidak benar saya menerima amplop,” bantah Rusdi.
Mendengar pengakuan dari Depasau dan Rusdi, Tinangon menegaskan bahwa isu yang merebak dan menjadi pemberitaan media itu sudah diklarifikasi dan tidak ada pemberian amplop sebagaimana ramai diberitakan. Tuduhan tersebut pun oleh Tinangon menyebutnya tidak mendasar. "Kami akan meminta media yang memberitakan tentang hal tersebut untuk klarifikasi, termasuk sumber yang memberikan info tersebut," tandas Tinangon.(dsw)

Bisa juga dibaca di SKH SWARA KITA Manado dan ePaper www.swarakita-manado.com edisi Rabu 15 Juni 2016.
 

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment