Berita Terbaru

Saturday, June 11, 2016

Habis Rp100 Miliar, Inspektorat akui temuan dipekerjaan gedung baru DPRD Sulu
by noberd losa - 0

Komisi I DPRD Sulut rapat kerja bersama Inspektorat Sulut.(Foto : smc/Obe)

MANADO,SM.COM - Satu persatu dugaan persoalan yang membelit proyek multi years pembangunan gedung baru DPRD Sulut yang menelan uang rakyat sampai Rp100 miliar mulai terkuak.

Dalam rapat kerja komisi I DPRD Sulut bersama mitra kerja Inspektorat Sulut pada Jumat (10/6/2016), anggota komisi I Netty Agnes Pantouw mempertanyakan perkembangan pekerjaan gedung baru DPRD Sulut dalam kaitan kewenangan Inspektorat melakukan audit dan tanpa disangka ternyata banyak kejanggalan didalam pekerjaan tersebut yangbtelah berjalan sejak tahun 2013 silam.

Kepala Inspektorat Praseno Hadi mengatakan Inspektorat Sulut tahun 2015 lalu telah mengaudit pengerjaan pembangunan gedung tersebut dan didapati beberapa temuan.

"Anggaran Tahun lalu, kita sudah lakukan pemeriksaan dua kali, ada juga temuan kita dan kita sudah ingatkan untuk memperbaiki dan BPK masuk periksa dari november akhir tahin 2015 dan temukan temuan yang sama," tegas Praseno.

Lanjut dikatakan Praseno, dari hasil audit tersebut diantaranya adalah perubahan material pekerjaan dari perencanaan awal yang dilakukan oleh kontraktor PT.Rajasa Mitra Abadi dengan nilai kontrak Rp23,282 miliar yang tidak memiliki back up data yang valid.

"Harusnya sejak awal ada back upa data dari dan dokumen yang avalid akhirnya bisa menghindari pekerjaan yang tidak diakui," ungkap Praseno.

Namun sayangnya saat Netty Agnes Pantouw mempertanyakan asumsi nominal kerugian akibat perubahan penggunaan material tersebut, Praseno Hadi tak beri informasi jelas.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment