Berita Terbaru

Sunday, June 5, 2016

Capai Rp100 Miliar, Pembangunan gedung baru DPRD Sulut bebani APBD
by noberd losa - 0


MANADO,SM.COM - Pembangunan gedung baru DPRD Sulut sudah masuki tahun pekerjaan keempat sejak pekerjaan dimulai tahun 2013 silam, namun sayangnya sampai saat ini tak kunjung selesai.

Wakil ketua komisi I DPRD Sulut Kristovorus Deky Palinggi (KDP) mengkritisi Pembangunan yang sejak awal sudah menimbulkan polemik dan masalah dan parahnya lagi proyek multi years ini telah mengalami pembengkakan anggaran capai Rp100 miliar.

"Setahu saya, pembangunan gedung ini hanya dianggarkan dan disetujui sebesar Rp75 miliar dengan menggunakan anggaran APBD sulut bersifat multiyears dan hanya ditargetkan pekerjaan selama 3 tahun anggaran, kenapa sampai seperti ini,"kata KDP.

Dengan berlarut-larutnya penyelesaian pembangunan gedung baru tersebut menimbulkan pertanyaan besar baginya dan bahkan dirinya menduga keberadaan proyek tersebut seakan jadi lahan pengerupan uang rakyat.

"Bayangkan saja, sejak awal pekerjaannya sudah bermasalah, anggaran tahun 2013 sebesar Rp25 miliar tapi pekerjaan tak beres dan hanya terbayar Rp5 miliar dan kejadian seperti ini tetap berjalan terus setiap tahunnya," tegas KDP.

Lanjut dikatakannya, untuk tahun anggaran 2016 ini diplot dalam APBD sulut tidaklah kecil capai Rp40 miliar dan kejadian masih tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Penganggaran penyelesaian gedung baru tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan dan jika kejadian seperti ini terus dibiarkan dikhawatirkan memperburuk pemanfaatan uang APBD Sulut yang tentunya makin membebani APBD yang akan berakibat pada pembangunan Sulut," ucap KDP.

KDP berkakulasi, jika penggunaan ratusan miliar tersebut dianggarkan untuk pedesaan,pendidikan dan kesehatan akan sangat bermanfaat.

"Jangan sampai dengan tujuan pembangunan gedung ini akan dijadikan lahan pengerupan uang rakyat, rakyat tidak akan diam dan cacimaki pasti akan dilontarkan warga jika ini tak kunjung ada kepastian penyelesaiannya,"tandasnya.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment