Berita Terbaru

Monday, June 13, 2016

Bertahun-tahun Likbar tak punya angkutan trayek tetap
by Totti boy - 0

Airmadidi-Kesenjangan sosial yang selama ini kerap dikatakan Bupati Minut Vonnie A Panambunan di Minut, khususnya di wilayah Likupang memang sangat memiriskan. Dan ini kerap membuat Panambunan geram dengan tidak meratanya pelayanan untuk masyarakat di wilayah tersebut.
Hal ini ini terbukti dengan adanya pengakuan dari Camat Likupang Barat (Likbar) Alfrets Pusungulaa belum lama ini. Dimana diungkap Pasungulaa, jika setiap kali kegiatan yang diadakan Pemkab Minut banyak perangkat desa Likbar tak hadir ataupun terlambat, karena selama bertahun-tahun ini masalah transportasi menjadi satu kendala yang sangat besar.
"Perlu diketahui, banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Likbar kerap mengeluh dengan tidak adanya trayek tetap. Mereka harus menunggu berjam-jam angkutan Damri yang datang dari Manado," tutur Pasungulaa, Senin 13 Juni 2016.
Karena terkadang takut terlambat menghadiri kegiatan, sejumlah PNS atau perangkat desa terpaksa harus menyewa kendaraan seperti mikrolet atau angkutan lainnya. "Mereka setiap harinya jika ke Airmadidi mengeluarkan ongkos sewa sebesar Rp50 ribu per orang. Mereka kadang mengeluh ke saya, bagaimana bisa diakali agar ada kendaraan umum yang punya trayek tetap di Likbar," tandas Pasungulaa.
Bupati Minut Vonnie A Panambunan saat dikonfirmasi mengenai hal itu berjanji akan menindaklanjuti. "Ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR). Sudah kerap kali saya tegaskan agar kesejahteraan masyarakat di wilayah Likupang harus diperhatikan. Ternyata selama ini perkiraan saya betul, bayangkan saja jika hari-hari Rp50 ribu, habis dong gaji mereka untuk sewa kendaraan. Saya sudah perintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) agar segera menyediakan trayek khusus untuk PNS yang berugas di Likbar dan masyarakat disana," tegas Panambunan.(boy)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment