Berita Terbaru

Monday, June 6, 2016

2 gubernur 3 sekwan, gedung baru DPRD Sulut makin tak jelas
by noberd losa - 0



MANADO,SM.COM - Proyek pembangunan gedung baru DPRD Sulut bersifat multiyears dengan menggunakan anggaran APBD Sulut yang berlokasi di kawasan Kairagi tanpa terasa sudah masuki 4 tahun pengerjaan dan telah habiskan Rp100 miliar tak kunjung selesai.

Perencanaan dan pembahasan lewat panitia khusus (Pansus) gedung baru oleh DPRD Sulut sejak terbentuk 3 mei 2011 silam dengan komposisi ketua pansus Edison Masengi didampingi 2 wakil ketua Edwin Lontoh dan Teddy Kumaat serta sekertaris pansus Ivone Bentelu tak mampu memberi pernyataan resmi terkait lambatnya penyelesaian pekerjaan gedung baru tersebut.

Pekerjaan gedung baru ini dilakukan sejak generasi kepemimpinan gebernur S.H Sarundajang dan kini beralih ke gubernur Olly Dondokambey, ternyata masih tetap saja sama tak ada kejelasan tahapan penyelesaian fisik gedung.

Bahkan, sampai terjadi 3 pergantian sekertatis DPRD Sulit sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pekerjaan dari era Adrianus Nikson Watung, John Palandung dan kini Bartolomeus Manonutu, perkembangan masih tetap sama tak ada kejelasan penyelesaiannya.

Untuk diketahui, Gedung baru yang kini sedang dibangun diatas lahan seluas 6,6 hektar area dengan 3 lantai dan tinggi bangunan 14 meter ditargetkan awal selesai tahun 2016 telah memakan anggaran Rp100 miliar dengan perincian sebagai berikut :

Tahun 2013 anggaran yang disediakan di APBD Rp25 miliar, namun yang terpakai hanya 5 persen karena kontrak berhenti di tengah jalan, terbayar 5 miliar. Kontraktor : PT Karuniaguna Intisemesta, perusahaan yang berdomisili di Jakarta.

2014 diplot anggaran Rp35,9 miliar. dimenangkan PT Adhikarya. Tapi karena ada sanggahan, maka digelar tender ulang. Pada Proyek ini oleh Inspektorat dinyatakan sebagai catatan.

2015 plot anggaran 23,5 miliar PT.Rajasa Mitra Abad dan tahun 2016 telah dianggarkan Rp40 miliar.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment