Berita Terbaru

Thursday, May 26, 2016

Tukang ojek ditemukan tewas di perkebunan Papakelan, motor dan dompet ikut raib
by donwu - 0

Korban Rafli saat ditemukan tewas di perkebunan 
Papakalen Tondano, Rabu (25/5/2016) malam.
MINAHASA, SMCOM—Warga Kelurahan Papakelan, Tondano, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di perkebunan Rabu (25/5/2016) malam. Korban teridentifikasi bernama Rafli Koroh (46) asal Kelurahan Wuloan Lingkungan IV, dengan tusukan senjata tajam sebanyak 21 kali di dada korban oleh orang yang tidak dikenal.
Informasi yang berhasil dirangkum, korban yang kesehariannya bekerja sebagai buruh pada bangunan, di waktu luang digunakannya untuk menambah penghasilan sebagai tukang ojek. Aktifitas yang dijalankan sehari-harinya tidak ada hal yang aneh, dan keluarga yang ditinggalkan seperti istri dan anak biasa-biasa saja.
Namun musibah tak dapat diduga, dimana ketika korban menjalankan aktivitas sebagai tukang ojek Rabu (25/5/2016) sore sekitar pukul 16:30 Wita, sejak itulah nasib korban Rafli berakhir dengan tragis karena dihadiahi tusukan dengan senjata tajam (sajam) sebanyak 21 tusukan.
Korban nanti ditemukan pukul 21:30 Wita di Kelurahan Papakelan di jalan pertanian yang sunyi oleh ke-5 anak-anak remaja yang hendak mencari kodok di persawahan. Saat itu juga mereka lari untuk melaporkan kepada orang kampung tersebut. Warga Papakelan yang berkumpul di tempat kejadian perkara (TKP), melihat korban sudah tak bernyawa sehingga langsung dilaporkannya ke pihak berwajib.
Saat pihak kepolisian Resort Minahasa datang ke lokasi, saat itu juga korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus visum di RSU Samrat Tondano, kemudian diteruskan di RSU Kandouw Malalayang Manado untuk dilakukan otopsi. Sehabis pemeriksaan, korban dikembalikan ke keluarga, pada Kamis (26/5/2016) sore pukul 15.00 Wita untuk diadakan ibadah sebagai penghormatan terakhir sebelum dikebumikan. 
"Kami sebagai kelauarga merasa sangat kehilangan adik kami ini karena beliau telah meninggalkan istrinya yang bernama Seli dan anak Novita Evelin Koroh. Semoga pelaku pembunuhan adik kami ini segera ditemukan, agar perbuatannya dapat dipertanggungjawab," ujar salah satu kakak dari korban, Adri Koroh sembari menambahkan sejak ditemukan korban, kendaraan roda dua jenis Honda Revo serta dompet dan handphone-nya belum tidak berada di lokasi pembunuhan.
Sementara itu, Kasatres Minahasa IPTU Edi Kusniadi, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian meninggalnya korban Farli Koroh ini. "Untuk saat ini pihaknya masih sementara menyelidiki kasus yang terjadi ini. Melihat kasus meninggalnya korban, motifnya ada 2 yakni dendam atau pencurian. Sebab barang yang dibawa seperti motor, dompet dan Hp hilang, kemudian luka tikaman hanya pada dada korban. Olehnya, kasus ini kami akan kembangkan," ungkap Kusniadi.(win)

Bisa juga dibaca di SKH SWARA KITA Manado dan ePaper www.swarakita-manado.com edisi Jumat 27 Mei 2016.
 



« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment