Berita Terbaru

Saturday, May 7, 2016

Sulut dan Kunang-kunang
by Noberd Losa - 0



MANADO,SM.COM - Problem PLN di wilayah kita sudah sejak lama bukan merupakan persoalan "teknis" tapi persoalan "politik" dari niat baik negara, dalam hal ini pemerintah daerah, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dan, kita tahu, semua niat baik pemprov untuk membangun daerah ini akan tinggal menjadi omong kosong besar jika "penyakit" yang mengganggu kinerja PLN di wilayah kita tidak segera diselesaikan.

Kenapa? Ada banyak jawaban, tapi satu yang paling umum dan mendasar adalah kebutuhan akan listrik merupakan ciri utama masyarakat maju.

Setidaknya kita nimau dengar ada yang bilang, "so abad 21 kong Manado masih jaga mati lampu? Nyanda malo pa kunang-kunang?"

Karena mestinya torang juga pahami bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya lewat pameran "niat baik" pemprov dan deprov untuk "menyelesaikan" masalah listrik.

Ketika masalahnya ternyata tidak terselesaikan setelah bertahun-tahun dan setelah "kapal Turki" itu datang, torang musti mengganti sudut pandang dari persoalan listrik sebagai persoalan kinerja PLN menjadi persoalan listrik sebagai persoalan kinerja pemerintah.

Berkaitan dengan gubernur kita yang baru. Ini adalah peringatan dini bahwa membawa beban sebagai rekan separtai presiden Jokowi adalah juga membawa misi untuk bergerak bersama dalam kebijakannya.

Dan kita semua tahu bahwa prioritas kebijakan pembangunan Jokowi terletak pada penyediaan infrastruktur, termasuk dan terutama, listrik! Dan itu adalah kebijakan yang sepenuhnya tepat.

Persoalannya, torang memang yakin Jokowi mo bawa pa torang terbang ke bulan tapi torang masih kuatir bahwa semua yang lain yang bekerja di bawahnya, termasuk torang pe gubernur sekarang ini, masih asyik barmaing pece.

Kita tidak mau berpikir sejelek itu pada gubernur sekarang tapi kita perlu mengemukakan itu sebagai peringatan bahwa nilai praktis dari gagasan besar pembangunan, pada level politiknya, terletak dalam cara pemerintah membuat prioritas.

Dan listrik adalah prioritas utama jauh di atas semua rencana yang akan dilaksanakan oleh pemprov saat ini.

Sederhananya, buat pak Olly, kita ingin bilang bahwa tidak akan ada Sulut Hebat kalau masih ada "lampu mati."

Tulisan : Amato Assagaf
(Budayawan, konsultan politik, kolumnis, pengajar filosofi)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment