Berita Terbaru

Monday, May 16, 2016

SMPN 1 Ulu Siau berduka ditinggalkan Enci Dohanis
by donwu - 0

Jenazah almarhumah HW Dohanis saat dibawa ke SMPN 1 Ulu Siau.
SITARO, SMCOM—Pahlawan tanpa tanda jasa. Kalimat tersebut pantas disandang para guru di Indonesia, termasuk almarhumah HW Dohanis SPd. Pasalnya walau dalam keadaan sakit, namun almarhumah tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang guru hingga akhir hayatnya.
Hal tersebut diatas diutarakan Kepala SMPN 1 Ulu Siau, Hendryman CH Dalughu SPd  MSi saat melepas almarhumah di sekolah. "Ibu ini sangat bertanggung jawab dalam tugasnya. Biar so dalam keadaan sakit parah, tapi dia tetap mo datang mengajar. Padahal kita so bilang nda usah datang jo dulu mengajar, minta izin jo dulu. Mar Enci tetap datang," ungkap Dalughu, Senin (16/5/2016) siang tadi.
Ia mengatakan bahwa dengan berpulangnya almarhumah mengadap Sang Pencipata, ia sebagai kepala sekolah dan teman-teman seprofesi merasa sangat kehilangan. Pasalnya almarhumah semasa hidup mengajar bidang studi bahasa Indonesia tersebut, merupakan seorang guru yang dikenal ramah terhadap para rekannya dan penuh tanggung jawab, baik di tengah tugas sebagai seorang guru, maupun di tengah  masyarakat. "Dengan berpulangnya almarhumah kami yang ditinggalkan sangat merasa kehilangan," ujar Dalughu.
Sementara itu, ketika peti jenazah almarhumah yang baru berusia 34 tahun tersebut disemayamkan di SMPN 1 Ulu Siau, semua murid dan rekan almarhum tidak dapat membendung air mata mereka. Penerimaan dan pelepasan jenazah pun penuh dengan linangan airmata.(ddk)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment