Berita Terbaru

Tuesday, May 31, 2016

Pokja Zonasi tak Kompak, Pansus Mandek
by noberd losa - 0



MANADO,SM.COM - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut bahas soal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Zonasi Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) mengejar waktu pembahasan dengan kelompok kerja (Pokja) pemerintah provinsi tak berjalan mulus akibat ketidak harmonisan dalam tubuh pokja yang diketuai oleh Roy Roring.

Sering absen dari pembahasan Ranperda Zonasi di DPRD Sulut,Kepala Biro Hukum, Gledy Kawatu dinilai menghambat pembahasan bersama dengan Panitia Khusus ( Pansus) serta tim Pokja.

Tak tanggung-tanggung dalam pembahasan, Senin (30/5), Kawatu pun menjadi sorotan. Bahkan sejumlah anggota dewan yang masuk dalam Pansus mendesak Ketua Tim Kelompok Kerja ( Pokja) Roy Roring untuk mengingatkan Kawatu soal kehadirannya dalam pembahasan.

Bahkan Ketua Badan Kehormatan ( BK), Ivon Bentelu yang masuk dalam Pansus mempertanyakan ketidak-hadiran Kawatu setiap ada pembahasan.

“Selama pembahasan Kepala Biro Hukum lebih banyak tidak hadir. Pembahasan ini sangat penting, jangan karena ketidak-hadirannya memperhambat kelancaran pembahasan ranperda Zonasi,” ungkap Bentelu.

Hal yang sama diungkapkan Felly Runtuwene Wakil Ketua Pansus, ia betharap semua anggota Pokja harus aktif dalam pembahasan.

” Dalam pembahasan Ranperda pendapat hukum sangat diperlukan. Nah bagimana bisa jalan bagus jika bagian hukumnya jarang hadir,” kata Runtuwene.

Roy Roring yang merasa terdesak dalam pembahasan kemarin. Dengan tegas menyatakan, bahwa ia akan melaporkan soal ketidak-hadiran Gledy Kawatu ke Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Tidak ada kepentingan apa-apa dari saya, karena kami adalah tim kerja. Sudah diberitahukan ke Karo Hukum jika ada pembahasan, tetapi ia tidak hadir. Pengeluhan dari Pansus harus disampaikan ke gubernur dan wakil gubernur,” jelas Roring.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment