Berita Terbaru

Sunday, May 22, 2016

Jangan diobok-obok, BUMD Sulut solusi pengangguran
by noberd losa - 0

Ilustrasi

MANADO,SM.COM - Warga Sulut patut berterimakasih dengan prestasi yang ditorehkan DPRD Sulut yang mampu menghasilkan regulasi daerah menuju pada lompatan ekonomi besar bagi warga Sulut dan mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

Pengamat ekonomi dan politik lokal Fredy Ratumbanua menegaskan eksistensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai lembaga bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

"Keberadaan BUMD dapat memberikan multiplier effect yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat. Dengan adanya pendirian BUMD, akan membuka lapangan kerja baru, menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif, serta menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi di daerah," jelas Ratumbanua yang juga mantan aktivis 98 ini.

Ratumbanua menilai BUMD akan mendorong munculnya usaha-usaha baru sebagai usaha pendukung.  jika BUMD dapat menjadi pendorong down effect ekonomi secara menyeluruh, maka secara langsung akan menambah penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak dan restribusi.

“BUMD lebih dari sekadar penyumbang bagi PAD, namun menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Ratumbanua mencontohkan pasar sebagai perusahaan daerah kontribusinya tidak terlalu besar terhadap PAD. Namun, akibat adanya pasar tersebut, hal itu akan menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif, menyerap banyak tenaga kerja baik tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, serta menggairahkan usaha skala kecil dan menengah.

"Tujuan Didirikannya BUMD memberikan sumbangsih pada perekonomian nasional dan penerimaan kas negara,mengejar dan mencari keuntungan
Pemenuhan hajat hidup orang banyak dan perintis kegiatan-kegiatan usaha serta memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil," jelasnya.

Lanjut dijelaskan Ratumbanua, apa yang dihasilkan oleh Kumaat Cs diperkirakan akan memberikan sumbangsih besar bagi daerah, dengan ditetapkannya Perda BUMD nanti akan memiliki fungsi besar.

"Pelaksana kebijakan pemerintah daerah dalam bidang ekonomi dan pembangunan, pemupukan dana bagi pembiayaan pembangunan dan penyusun kebijakan teknis administratif di bidang investasi , promosi , kerjasama investasi, pemberdayaan BUMD serta pelayanan perijinan terpadu," katanya.

Peran BUMD yang akan jadi produk DPRD Sulut nanti menurut Ratumbanua akan memberikan peran signifikan bagi Nyiur melambai yang patut diapresiasi.

"Mendorong peran serta masyarakat dalam bidang usaha,memenuhi barang dan jasa bagi kepentingan masyarakat serta dapat menjadi perintis kegiatan yang kurang diminati masyarakat," tegas Ratumbanua.

Namun sayangnya, ada segelintir anggota dewan yang mencoba mengobok-obok hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) BUMD yang sudah memasuki tahap akhir penetapan sebagai Peraturan Daerah.

Ratumbanua menyayangkan ini dan menilai sikap apatis terhadap prestasi bagi daerah sudah saatnya ditinggalkan.

"Kalau ada perbedaan pendapat diantara anggota dewan itu wajar dan lumrah dalam politik, namun jangan sampai mempermalukan dirilah, ego kepentingan harus dibedakan dong, yang harus diutamakan adalah kepentingan hajat hidup orang banyak dan itu jangan dikorbankan," ungkap Ratumbanua.

Menurutnya, kehadiran Perda BUMD sangat dibutuhkan warga Sulut karena itu Ratumbanua mensorong agar Teddy Kumaat Cs terus maju dengan menjalankan kaidah aturan tanpa harus terpengaruh dengan perbedaan pendapat yang menghambat kemajuan daerah.

"Warga Sulut juga pasti tahu mana yang berkoar untuk kepentingan warga dan yang mana kepentingan politik," tandasnya.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment