Berita Terbaru

Tuesday, May 17, 2016

Jalan Tompasobaru-Ranoyapo ambruk, Paruntu-Wongkar diam
by noberd losa - 0


Minsel,SM.COM - Pasca ambruk jalan Raya Tompasobaru-Ranoyapo pekan kemarin, pemerintah kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terkesan diam, buktinya sampai saat ini tidak terlihat adanya tindakan yang dilakukan.

Masyarakat menyayangkan sikap Bupati C.E Paruntu - Wakil bupati F.D Wongkar tersebut, tanpa harus menunggu perhatian dari kepala daerah ini, swadaya masyarakatlah yang  mengambil tindakan membuat jembatan sementara untuk perlancar arus lalu lintas.

Pada beberapa waktu lalu, sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Sulut Boy Tumiwa BSc SH  turun dan meninjau lokasi tersebut.

Ada beberapa masukan yang disampaikan Tumiwa kepada Camat Tompasobaru Henri Palit, SH dan Camat Maesaan Verry Runtuwene, SPd. Lebih khusus kepada masyarakat Tompasobaru dan Maesaan terkait bencana diatas.

‘’Saya akan sampaikan hal ini langsung kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE. Kalau perlu, meminta agar pak gubernur OD turun melihat langsung keberadaan jalan yang ambruk itu,’’ujar Tumiwa.

Menurut politisi PDIP ini, jika jembatan darurat swadaya masyarakat itu tidak segera diganti dengan jembatan lebih layak. Maka dipastikan, Tompasobaru, Maesaan hingga Modoinding dan Boltim akan terisolasi.

‘’Saran saya agar supaya Dinas PU Provinsi Sulut segera turun kembali dan menganalisa bencana jalan ambruk tersebut. Sebab, kondisi jembatan saat ini tidak layak. Lagipula, kondisi jalan yang sangat curam bisa mengancam kendaraan roda dua maupun empat yang lewat,’’kata Tumiwa.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment