Berita Terbaru

Wednesday, May 4, 2016

BPK lakukan pemeriksaan, pejabat keuangan tak di tempat, Manado terancam disclaimer
by Unknown - 0

BPK RI.
MANADO, SMCOM—Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut sementara melakukan pemeriksaan pengelolaan keuangan APBD Manado 2015 di Pemkot Manado. Namun mirisnya, saat tim auditor dari BPK melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Badan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKPMD), Lt.3 Kantor Walikota Manado, Selasa (3/4/2016) hari ini, pejabat yang berwenang terkait pengelolaan keuangan justru trak ada di tempat.
Informasi yang diperoleh, tim auditor dari BPK sempat kesal dan terpaksa tidak jadi melakukan pemeriksaan di SKPD pimpinan Manarsar Panjaitan tersebut. “Tadi dorang (tim BPK, red) sempat kesal karena tidak ada pejabat keuangan yang ada. Dorang langsung pulang,” ujar sumber di kantor Walikota, siang kemarin. Akibatnya, Manado terancam disclaimer atas pengelolaan keuangan.
Lebih memiriskan lagi, dilansir di salah satu media online Manado, yang paling gress adalah, sejumlah staf Keuangan dan Bendahara Sekretariat (Bensek) dikabarkan diizinkan keluar daerah. Bahkan ada staf sampai tembus ke luar negeri, yakni Singapura, Kuala Lumpur Malaysia dan Bangkok Thailand. Belakangan terendus kabar bahwa keberangkatan sejumlah staf ini ternyata atas persetujuan Sekkot Manado Heafrey Sendoh dengan modus menerbitkan surat tugas. Keberangkatan para staf di bagian strategis berhubungan dengan LKPD itu akhir pekan lalu, padahal ketika itu, batas waktu penyusunan LKPD.
Rupanya, Sekretaris BPKPMD Stefly Modaso tak mengetahui kalau stafnya ada yang sampai ke luar negeri. Pasalnya, sepengetahuannya hanya ke Jakarta, dan itupun selesai menyusun LKPD. “Memang benar, mereka staf bagian Akuntasi. Tapi hanya ke Jakarta. Itu sebagai reward buat mereka karena selama dua minggu full mereka fokus susun berkas LKPD. Kalau mereka ke Bangkok, saya tidak tahu. Sepengetahuan saya hanya ke Jakarta. Kalaupun info itu benar, mungkin mereka pakai duit pribadi,” jelas Modaso.
Humas BPK RI Perwakilan Sulut, Andi Patiroy, yang dimintai keterangannya membenarkan kalau ada tim dari BPK RI melakukan pemeriksaan LKPD di Pemkot Manado. Hanya saja dirinya belum mendapat informasi kalau pejabat terkait di Keuangan tidak ada di tempat. “Intinya, yang penting dokumennya ada, dan kalau ada yang perlu dikonsultasikan maka baru dipanggil atau menghubungi orangnya,” ujar Patiroy dihubungi via telepon selular.(mlc/dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment