Berita Terbaru

Wednesday, May 11, 2016

Bejat! Ayah tega renggut kesucian anak angkatnya
by Unknown - 0

EA, tersangka cabul terhadap anak angkatnya diamankan di dalam penjara.
SITRAO, SMCOM—Biadab dan bejat. Mungkin kata itu pantas disematkan kepada EA alias Erik, warga Desa Deahe Kecamatan Siau Timur (Sitim) Kabupaten Sitaro. Pasalnya pria berumur 44 tahun tersebut dilaporkan keluarga korban ke kantor kepolisian karena tega merenggut kesucian anak angkatnya yang berusia 23 tahun.
Wakapolsek Sitim melalui Kanit Reserse Ipda MK Liow mengatakan bahwa pelaku sudah diamankan, dan dijerat dengan Pasal 46 UU Nomor 23 Tahun 2004 dengan ancaman 15 tahun penjara. “Betul ada kasus tersebut. Sekarang pelakunya sudah ditahan di jeruji besi untuk mempertanggung jasabkan perbuatanya. Pelaku diancam kurungan badan selama 15 tahun penjara," ujar Liow kepada SwaraManado.com, Rabu (11/5/2016)  sore.
Liow menceritakan, kasus tersebut terungkap Selasa (10/5/2016) kemarin, ketika korban yang ingin keluar dari rumah orang tuanya dipanggil oleh Kepala Kampung Deahe. Korban ditanyai oleh Kepala Kampung alasan korban hingga ia keluar dari rumah orangtua angkatnya tersebut. korban menceritakan apa yang dialaminya.
Mendengar pengakuan korban, sontak Kepala Kampung kaget dan meneruska kepada keluarga korban, dan kemudian keluarga korban melapor ke pihak berwajib. "Korban so mo keluar dari rumah situ. Kong Opla pangge kong tanya ‘kiapa ngana mo keluar’. Korban bilang dia depe pe papa da ganggu. Kong iko dapa tau. Depe keluarga yang langsung melapor ke polsek," ungkap Liow.
Sementara itu pada penyidik menceritakan, korban telah disetubuhi ayah angkatnya tersebut sebanyak dua kali. Kejadian tersebut terjadi pada bulan Januari yang lalu, dimana kala itu ibu angkatnya sedang pergi ke pasar. Setelah kejadian tersebut ia takut melapor karena diancam oleh pelaku akan dibunuh jika melapor. "Dua kali disetubuhi. Waktu itu mama ada ke pasar. Kita diancam kalo mo lapor mo dibunuh," ungkap korban korban pada penyidik.(ddk)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment