Berita Terbaru

Saturday, April 2, 2016

Kasus Sanusi jadi warning bagi Fraksi Gerindra Kabupaten/kota dan Provinsi Sulut
by noberd losa - 0

Sekertaris DPD Gerindra Sulut
Melky Suawah
MANADO,SM.COM - Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap M Sanusi Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan pada pukul 19.30 WIB, Kamis (31/3/2016) terkait dengan pembahasan Raperda tentang Zonasi wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.
Ini menjadi peringatan dini bagi seluruh fraksi Gerindra di Provinsi dan Kabupate /Kota di Sulut seperti halnya yang ditegaskan oleh Sekertaris DPD Gerindra Sulut Melky Suawah.

"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi anggota Fraksi bahwa secara tegas Gerindra tidak pernah mentolerir terhadap pelanggaran yang dilakukan baik internal partai maupun hukum, selama pelanggaran terjadi karena kesalahan hukum bukan karea intrik politik," kata Suawah.

Bahkan beberapa jam setelah penangkapan tersebut,  Sikap Resmi Partai Gerindra secara tegas mengeluarkan pernyataan sikap yang berisi 4 butir.

Dikatakan Suawah bahwa DPP menegaskan semua pelanggaran hukum tidak akan ditolerir.

"Sejak awal Partai Gerindra telah menyampaikan sikap dan kebijakan pada seluruh anggota dan kader yang duduk di legislatif agar tidak melanggar konstitusi, tidak melanggar UU, tidak melakukan perbuatan melawan hukum, apalagi tindak pidana korupsi dan narkoba," kata Suawah meneruskan keputusan Gerindra pusat.

Jika ada anggota atau kader yang melakukan tindakan tersebut, maka yang bersangkutan harus bertanggung jawab sepenuhnya.

Dan yang terpenting, Korupsi adalah kejahatan besar yang harus kita lawan. Partai Gerindra mendukung segala upaya pemberantasan korupsi oleh KPK.

"Karena itu Partai Gerindra beberapa waktu lalu menolak revisi UU KPK yang kami anggap bisa melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia," tandas Suawah.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment