Berita Terbaru

Saturday, April 9, 2016

HEBAT!!!, Programkan Berantas kemiskinan tapi OD-SK bebankan APBD Beli Mobnas dan Moge Rp2,1 Miliar
by Noberd Losa - 0

Gubernur Olly Dondokambey

MANADO,SM.COM - Gubernur Olly Dondokambey (OD) mempropagandakan pemberantasan kemiskinan di Sulut lewat Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), namun dilain waktu gubernur Olly malah menganggarkan Rp2,1 miliar khusus untuk pembiayaan mobil dinas dan motor gede (Moge) untuk pengawalannya.

(BACA Berita lengkapnya : 2,1 Miliar dianggarkan beli Lexus dan Moge Gubernur Dondokambey
http://www.swaramanado.com/2016/04/21-miliar-dianggarkan-beli-lexus-dan.html?m=1)

Beberapa waktu lalu, gubernur Olly Dondokambey malah meminta agar jemaat GMIM mendukung dan "Back Up" terhadap program pemberantasan kemiskinan.

(Baca berita lengkapnya : Berantas Kemiskinan, ODSK Minta “Back Up” Warga GMIM
http://www.swaramanado.com/2016/03/berantas-kemiskinan-odsk-minta-back-up.html?m=1)

Pengamat politik dan pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka menilai penganggaran tersebut tidak pantas dilakukan karena pergeseran anggaran dilakukan untuk penggunaan yang mendesak dan darurat.

"Setiap Pejabat harus PEKA, trend kemiskiman terus meningkat di Sulut yg merupakan daerah makmur, liat data BPS Sulut: September 2014 ada sekitar 198.000 orang miskin, Maret 2015 naik menjadi lebih dari 208.000 orang miskin, September 2015 angka kemiskinan naik lagi menjadi lebih dari 217.000 orang. Maret 2016 masih disurvey," jelas Tumbelaka.

Dikatakan Tumbelaka, Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan dan harusnya penataan mata anggaran APBD harus berdasarkan prinsip skala prioritas dan efisiensi anggaran.

"Berarti harus bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Senada dengan Tumbelaka, ketua PAMI Noldy Pratasis menegaskan bahwa kebijakan anggaran pengadaan mobnas dianggap sebagai kebijakan pemiskinan terhadap warga.

"Gubernur programkan berantas kemiskinan, terus gubernur sendiri malah buat anggaran bermegah diri, sangat aneh ini," kata Pratasis.

Bahkan menurut Pratasis kebijakan ini tidak sejalan dengan semangat penghematan anggaran yang dilakukan presiden Jokwi  notabene usungan PDI Perjuangan.

"Ini jadi Blunder politik bagi seorang politisi sekaliber Olly Dondokambey yang seharusnya mampu melihat kepentingan lebih besar sebelum mengambil keputusan," tandas Pratasis.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment