Berita Terbaru

Tuesday, April 19, 2016

Astaga! Pelaku teror bom KM Majestic Kawanua masih 15 tahun
by donwu - 0

Pelaku teror bom KM Majestic Kawanua saat diamankan di Polsek Tagulandang, Selasa (19/4/2016) siang.
SITARO, SMCOM—Tak menunggu lama, pelaku aksi teror bom KM Majestic Kawanua tujuan Manado-Sitaro dan Tahuna pada Minggu (17/4/2016) lalu, akhirnya berhasil diringkus Tim Resmob Manguni Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Selasa (19/4/2016) siang. Tersangka berinisial ES alias Edgar rupanya masih berusia Anak Baru Gede (ABG) berusia 15 tahun.
Pelaku teror yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA di Tagulandang, Kabupaten Sitaro ini, ini ditangkap Tim (Heavy Crime) Resmob Manguni Polda Sulut yang dipimpin AKP Frelly Sumampow setelah menyelidiki secara cyber dan mencitra dari mana sumber nomor handphone (HP) yang dipakai pelaku melancarkan teror.
Kapolsek Urban Siau Barat Kompol Haris Bingku yang dimintai keterangan membenarkan kalau tersangka sudah ditahan di Polsek Tagulandang. “Pelaku sudah ditangkap. Pelaku masih anak kelas 1 SMA di Tagulandang inisial ES berumur 15 tahun. Dan sekarang sudah ditahan di Polsek Tagulandang dan akan dibawa ke Manado (Polresta Manado, red),” ujar Bingku dihubungi SwaraManado.com.
Diberitakan sebelumnya, pada Minggu siang, saat KM Majestic Kawanua tengah pelayaran dari Manado menuju Sitaro, karyawan kapal tersebut menerima telepon bernada ancaman, dimana kapal yang mengangkut ratusan penumpang itu diancam akan diledakan. Mendengar ancaman tersebut, sontak membuat kayawan dan crew kapal was-was dan langsung laporkan ke aparat Kepolisian.
Informasi yang diperoleh, pelaku teror memerintahkan agar kapal tersebut balik ke Manado, kalau tidak maka akan diledakan. Lebih mencekam lagi, rupanya di kapal tersebut ada sederet pejabat Pemkab Sitaro, antara lain Wakil Bupati Siska Salindeho, Sekda Adry Manengkey, Asisten II, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Nyawa Wabup Salindeho dan ratusan penumpang lain pun terancam.
Setelah menerima laporan dimana adanya ancaman bom tersebut, Wakapolsek Siau Timur (Sitim) dan Kapolsek Urban Siau Barat Kompol Haris Bingku bersama beberapa anggotanya, langsung bergerak cepat ke area Pelabuahan Ulu Siau untuk melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang bahkan kepada penumpang kapal lainnya, baik yang turun di Siau maupun yang akan melanjutkan perjalanan ke Tahuna. Namun dalam pemeriksaan tidak didapati nomor telepon yang dicari seperti nomor telepon peneror.(ddk)

Selengkapnya baca di SKH SWARA KITA Manado dan ePaper www.swarakita-manado.com edisi Rabu 20 April 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment