Berita Terbaru

Monday, March 21, 2016

Sulut Yang Religi Sarangnya Pengguna Narkoba
by noberd losa - 0

MANADO,SM.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis Sulut masuk lima provinsi terbesar pengguna narkoba. Sulut yang dikenal sebagai dengan warga religi
kalahkan provinsi besar, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogyakarta, bahkan Aceh.

Pelanggan barang haram di Sulut sudah menyasar di semua kelompok. Mulai pejabat, politisi, PNS, pelajar, mahasiswa, dosen, guru, karyawan swasta, bahkan aparat hukum sendiri (Polisi dan TNI).

“Ya, Sulut sudah menjadi pasar para gembong narkoba, baik nasional maupun internasional. Narkotika jenis zat adiktif jadi favorit di Sulut,” kata Kepala BNN Sulut Kombes Pol Drs Sumirat Dwiyanto MSi.

DPRD Sulutpun bereaksi dengan mendukung aparat memberikan hukuman yang berat bagi pengedarnya.

Andrei Angouw Ketua DPRD Sulut tegaskan Narkoba harus diberantas sampai ke akar akarnya. Sulut saat ini menduduki peringkat ke 5 penggunaan narkoba.

"The land of smiling people dengan penduduk yang ramah dan religius rupanya menyimpan masalah tersendiri dengan banyaknya pengguna narkoba. Narkoba membunuh masa depan si pecandu narkoba dan bangsa," jelas Angouw belum lama ini.

Lebih lanjut Angouw berpendapat Produktifitas bangsa akan menurun karena orang orang yang seharusnya bisa produktif menjadi tidak produktif karena hidupnya dihancurkan oleh narkoba, malahan akan menjadi masalah bagi warga negara produktif lainnya karena harus menanggung beban si pecandu tersebut.

"Untuk itu para pengedar narkoba harus dihukum seberat-beratnya karena bisa membahayakan masa depan bangsa, bukan hanya masa depan si pecandu saja," katanya.

Kata Angouw, bagi para pecandu narkoba harus secepatnya direhabilitasi agar supaya bisa kembali produktif dan bekerja untuk negara, dan tidak menjadi beban negara.

"Seluruh komponen bangsa harus bersatu padu melawan narkoba. Narkoba bukan hanya masalah pribadi si pengguna, narkoba adalah masalah kita semua," tegas Angouw.

Dia berharap Semoga perlawanan terhadap narkoba tidak hanya sampai di jargon saja. Lihat dan pelajari keberadaan narkoba di sekitar kita dan lapor ke pihak berwajib.(Obe)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment