Berita Terbaru

Thursday, March 10, 2016

Save MMS 23 Ormas lakukan doa bersama
by yunita Cantik - 0

Kotamobagu—Merasa prihatin dengan kasus yang menjerat mantan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) dua periode, Marlina Moha Siahaan (MMS), 23 Organisasi masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam solidaritas masyarakat anti diskriminasi dan kriminalisasi, serta beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan aksi pasang lilin dan doa bersama, di lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, tepat di Depan Rumah Jabatan Walikota dan Kantor Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Kamis (10/3) malam ini.

Tampak mahasiswa dan masyarakat melakukan 
doa serta pasang lilin bersama. Malam ini

Menurut srikandi Bolmong, Erni Tungkagi, bahwa setelah memberikan pemberitahuan kep Polres Bolmong, Aksi tersebut hanya akan berlangsung hingga pukul 22.00 wita malam. “selesai ba’da  isa, kami sudah berkumpul. Ini adalah bentuk kesolidan kami sebagai masyarakat Bolmong terhadap Bunda MMS yang telah membawa BMR hingga saat ini,” katanya.

Selain itu, dalam selebaran yang dibagikannya, menyebutkan bahwa masyarakat BMR diajak untuk bersama mendukung MMS yang ditangannya telah melahirkan empat kabupaten dan satu kota di BMR. “marilah kita melihat kedepan, tanpa melupakan sejarah. Kita dukung MMS, meski hanya dengan keperihatinan dan doa. Karena beliau, perempuan yang sudah menghantar daerah ini, ke gerbang sebuah Otonomi baru yakni calon PBMR,” imbuhnya.

Sementara itu, tanpa maksud mengintervensi kasus yang menjerat MMS. Ketua Pancasila Bolmong, Jhoni Hinta juga menyampaikan bahwa aksi solidaritas dan doa bersama ini dilakukan atas keperihatinan masyarakat BMR dengan kasus yang menyeret MMS cukup lama dan bertele-tele. “kita tak bisa memungkiri bahwa ditangan MMS, 5 daerah terbentuk. Kami merasa hal ini tidak benar. karena kasus tersebut diangkat, hanya ketika  ada moment politik. Contohnya agenda pilgub yang baru selesai kemarin, nah sekarang menjemput moment pilkada Bolmong. kasus ini sudah lama,  sedangkan pihak penegak hukum tidak bisa membuktikan letak kesalahan MMS. Ada apa dengan semua ini,” tandas Hinta.

Pantauan, Aksi solidaritas dan Doa bersama yang dikhususkan bagi MMS pemilik gekar tertinggi di BMR, tokoh pembaharu tanah totabuan. Bertemakan “save Marlina Mohha Siahaan”,  juga diikuti oleh mahasiswa serta sejumlah masyarakat yang tak sengaja melintas dan memilih untuk bergabung.

Diketahui, kasus TPAPD Bolmong yang menjerat MMS, juga telah menjerat sejumlah tersangka lainnya, diantaranya, mantan Sekda Bolmong, Ferry Sugeha dan Farid Asimin, Cimmy Wua, Musrid Potabugan, Isram Lasingaru dan Suharjo Makalalag. Sedangkan dua nama yang berkasnya masih di meja penyidik polres yakni, Edi Gimon dan Iswan Gonibala. (yede).
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment