Berita Terbaru

Saturday, March 26, 2016

KDP : Ranperda Zonasi Prematur, Untungkan Investor Tambang
by noberd losa - 0

Kristovorus Deky Palinggi (KDP)
Anggota DPRD Sulut
MANADO, SM.COM - Kekayaan alam yang terkandung di tanah Nyiur Melambai ini begitu besar sehingga tak ayal banyak jadi incaran para Investor asing untuk mengeruk habis kekayaan alam yang ada.

Melindungi kekayaan alam tersebut, DPRD Sulut kini tengah menggodok regulasi daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau kecil (RZWP3K).

Namun keraguan terhadap Ranperda inipun mulai disuarakan karena dinilai akan mem'back up' kepentingan investor.

Bahkan anggota DPRD Sulut Denny Sumolang khawatir Ranperda ini cenderung menjadi Broker Investasi.

"Ranperda Sonasi belum ada public hearing. Perda harus melindungi kedaulatan teritorial dalam hal ini pulau-pulau kecil jangan Perda hanya menjadi broker investasi,” kata anggota dewan perwakilan Bitung ini.

Belum lagi ternyata Ranperda ini dimodali APBD Sulut dengan anggaran fantastis Rp2 Miliar untuk konsultan Ranperda.

(BACA : Fantastis, 2 Miliar Untuk Konsultan Ranperda Zonasi Sulut
http://www.swaramanado.com/2016/03/fantastis-2-miliar-untuk-konsultan.html?m=1)

Namun bantahan Gubernur Olly Dondokambey secara tegas menyatakan akan menolak penambahan perijinan pertambangan baru.

(BACA : Olly Dondokambey : Ingat !!! Saya dan Steven Anti Tambang
http://www.swaramanado.com/2016/03/olly-dondokambey-ingat-saya-dan-steven.html?m=1)

Hanya saja salah satu anggota DPRD Sulut Kristovorus Deky Palinggi (KDP) ngotot bahwa Ranperda Zonasi ini prematur dan terkesan hanya untuk kepentingan investor  asing.

"Karena Perda ini kalau disahkan adalah Perda prematur dan yang sarat dengan kepentingan dan keuntungan perusahaan asing dalam hal ini perusahaan tambang yg ada di pulau Bangka," kata KDP.

Lanjut dikatakan KDP, Satu-satunya provinsi yang akan punya perda Zonasi adalah Sulut padahal secara penuh sudah diatur oleh pemerintah pusat.

"Dari seluruh Indonesia hanya sulut yang pertama punya perda zonasi, jangan sampai ada indikasi permainan uang agar perda zonasi ini cepat selesai," jelasnya.

Lanjut LDP dengan digenjotnya Ranperda Zonasi ini akan membuat banyak rakyat Sulut khususnya pecinta biota laut baik nasional maupun internasional sangat menyayangkan apabila ada perusahaan besar datang utk merusak Biota laut yang ada di pulau-pulau Nyiur Melambai ini seperti pulau Bangka.

"Yang akan dirusakan nanti oleh bahan kimia dari perusahaan yang berada diseputaran laut dan taman laut di pesisir pantai," tandas KDP.(Obe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment