Berita Terbaru

Friday, March 4, 2016

Gugatan Ai-JA teregistrasi, sidang perdana MK 8 Maret
by donwu - 0

Gedung MK, tempat perkara pilkada disidangkan.
JAKARTA, SMCOM-Gugatan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan-Jemmy Asiku di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (4/2/2016) sore ini akhirnya teregistrasi sebagai perkara sidang konstitusi dengan Nomor Perkara: 151/PHP.KOT-XIV/2016. Adapun pokok perkaranya yakni Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Walikota dan Wakil Walikota Manado tahun 2016.
Usai diregistdasi, nampaknya MK tidak akan berlama-lama lagi menuntaskan persoalan ini, sehingga lngsung dijadwalkan sidang perdana pada Selasa 8 Maret 2016 pekan depan, Pukul 09:00 WIB. Pemohon Ai-JA mempercayakan sengketa ini kepada kuasa hukum Handri Piter Poae SH dkk dengan termohon KPU Manado. Adapun acara sidang perdana nantinya berupa Pemeriksaan Pendahuluan.
Sumber di MK menyebutkan bahwa perkara sengketa pilkada yang ditangani MK tetap mengacu pada Pasal 158 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada Serentak, yang isinya menyebutkan bahwa pembatalan pasangan calon terpilih, hanya dapat disengketakan jika, pertama selisih suara dari 0,5 persen hingga 1 persen pada daerah yang mempunyai jumlah penduduk hingga 12 juta jiwa. Kedua, 1 persen hingga 1,5 persen untuk wilayah yang mempunyai jumlah penduduk 2 juta hingga 6 juta jiwa. Serta, selisih suara 2 persen untuk daerah yang mempunyai jumlah penduduk kurang dari 2 juta jiwa. 
Sehingga sengketa dapat diproses oleh MK. Di luar itu, putusan KPU atas penetapan pemenang pilkada dianggap sah. Manado yang berpenduduk di bawah 2 juta jiwa, peluang gugatan Pilkada dari pasangan calon akan diterima MK jika terjadi maksimal 2 persen suara. Namun nampaknya itu sulit terwujud sebab perolehan suara di Manado terjadi selisih yang cukup jauh yakni 3,19 persen atau selisih jumlah 6.155 suara.
Seperti diketahui, dalam pleno KPU Manado 25-26 Februari 2016 klau, pasangan Ai-JA menempati peringkat kedua dengan perolehan 60.925 suara (32,32%). Pasangan ini kalah jauh dengan perolehan suara pasangan GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-MOR) di peringkat pertama yang memperoleh 67.081 suara (35,59%). Sementara pasangan Hanny J Pajouw-Tony Rawung (HJP-Tora) berada di posisi terakhir dengan perolehan 60.447 suara (32,07%). "Mereka (pemohon) kan mengajukannya karena perselisihan hasil. Jadi pasal 158 itu yang akan kami tetap jadikan acuan," ujar Ketua MK Arief Hidayat.(dsw)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment