Berita Terbaru

Tuesday, February 23, 2016

Tamu kehormatan Cap Go Meh, GSVL doakan Manado tetap aman
by donwu - 0

GS Vicky Lumentut menerima bunga tamu kehormatan
 perayaan Cap Go Meh Imlek 2567, Selasa (22/2/2016) sore
 di komplek Pecinan, Pusat Kota 45 Manado.(foto: farry/sk)
MANADO, SMOCOM—Senin (22/2/2016) sore, umat Tri Dharma di hampir seluruh Indonesia termasuk di Sulut kembali melangsungkan satu ritual penyembahan sebagai puncak dari ditutupnya tahun 2566, untuk menatap perjalanan tahun 2567. Cap Go Meh, itulah istilah bagi umat Tri Dharma, atau biasa dikenal dengan Ince Pia oleh orang awam. Di Manado sendiri, tahun ini perayaannya meriah dengan keluarnya 9 Tang Sin yang direstui.
Mereka pun diarak keliling Kampung China atau Pecinan, Pusat Kota 45, dan menjadi tontonan ribuan pasang mata yang menyaksikan. Cap Go Meh atau perayaan Hari Suci Goan Siau Imlek 2567 ini digelar di depan Klenteng Ban Hin Kiong. Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, termasuk Walikota Manado periode 2010-2015 GS Vicky Lumentut (GSVL) hadir dalam acara tersebut dan terlihat akrab sepanjang acara digelar. “Dengan perayaan hari suci ini, mari kita tingkatkan kerukunan antar umat beragama di daerah ini. Mari torang baku-baku sayang, baku-baku bae, baku-baku support supaya torang pe daerah lebe maju,” ujar tokoh Tionghoa, Hengky Wijaya. Begitu kegiatan dibuka, atraksi pun digelar. Dimulai dengan pertunjukan barongsai, naga, duplikat para dewa, dan terakhir diaraknya 9 Tang Sin yang ditunggu-tunggu penonton.
Usai acara, GSVL langsung dikerumuni masyarakat hanya sekedar memberi selamat dan foto bersama. Calon Walikota periode 2016-2021 ini berharap perayaan Cap Go Meh akan terus dilakukan setiap tahunnya, supaya menjadi salah satu destinasi pariwisata di Manado khusus dan Sulut secara umum. “Kalau tiap tahun Tang Sin diizinkan keluar, maka tiap tahun juga kita menyaksikan hal seperti ini. Daya tarik wisatawan pasti meningkat datang ke kota kita ini,” ujar GSVL, yang saat itu menjadi tamu kehormatan. Di satu sisi, sebagimana tujuan perayaan Cap Go Meh ini diharapkan masyarakat Manado tetap hidup rukun dan damai.
Sementara itu, Ferry Sondakh, pengurus Klenteng Ban Hin Kiong mengatakan kalau proses sembahyang yang dilakukan lebih kepada memohon kepada Sang Pencipta agar terus memberikan rakyat hidup makmur. “Kami hanya melakukan sembahyang sebagai wujud syukur agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan serta mendoakan semoga kota kita diberkati. Pun demikian, semoga dengan sembahyang ini berkat Tuhan di sepanjang Tahun Imlek 2567 ini memperoleh curahan kasih sehingga umat manusia dapat hidup selaras dengan alam, bebas dari segala bencana agar masyarakat hidup makmur dan subur,” terang Sondakh.
Pantauan Swara Kita, pelaksanaan Cap Go Meh sangat meriah. Ini dibuktikan dengan banyaknya orang yang tumpah-ruah di sepanjang jalan yang dilalui iring-iringan Tang Sin tersebut. Ribuan orang berjubel untuk menyaksikan acara tradisional Tionghoa tersebut. Hadir juga antara lain Ketua Deprov Sulut Andrei Angouw, sejumlah pejabat, dan Forkompimda Sulut. Tak ketinggalan terlihat beberapa turis luar negeri yang menyaksikan perayaan ini.(pra/dsw)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita edisi Selasa 23 Februari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment