Berita Terbaru

Wednesday, February 24, 2016

Suplai air PDAM Sitaro kurang, warga Bahu terpaksa MCK di pantai
by donwu - 0

Salah satu warga Bahu yang sedang 
mandi di parigi pinggir pantai.(foto: ist)

SITARO, SMCOM—Karena kurangnya suplai air bersih dari Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kepada masyarakat, membuat masyarakat Sitaro khusunya yang bermukim di Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur (Sitim) terpaksa harus mandi, cuci, kakus (MCK) di pantai.
"Aduh torang di sini susah aer. Aer dari PDAM cuma bajalang dua hari satu kali. Kong cuma satu jam ja bajalang. Itu nyanda cukup for mo pake. Karena nda ja cukup warga laeng kurang ja ba cuci baju deng mandi di mata aer yang ada di parigi di pante," ungkap Roky dan beberapa warga kepada SwaraManado.com, Rabu (24/2/2016) siang tadi.
Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan dimana walau airnya sering mogok, mereka tetap harus membayar kewajiban dengan pembayaran yang normal. "Biar depe aer jaga mati mar torang tetap bayar tiap bulan dengan jumlah yang normal," ungkap beberapa warga Kelurahan Bahu tersebut, sambil berharap kiranya pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan air bersih mereka. “Torang ba harap,” tukas mereka.
Sementara itu Dirut PDAM Sitaro F Katiandagho ketika hendak dikonfirmasi sedang tidak berada di kantor, karena dikabarkan sakit. Asisten II Pemkab Sitaro Herry Lano juga membenarkan Katiandagho sakit. "Ya beliau sekarang sedang sakit, sehingga tidak enak juga pada saat ini membicarakan tentang statusnya sebagai Dirut PDAM. Takutnya nanti berpengaruh pada kesehatanya," ujarnya.(dom)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment