Berita Terbaru

Wednesday, February 3, 2016

Sekarang tinggal rubah beberapa mata anggaran untuk Pilkada Manado
by Unknown - 0

Noortje Van Bone.
MANADO, SMCOM—Pelaksanaan Pilkada Manado dipastikan berlangsung pada 17 Februari 2016, sebagaimana penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, menyusul keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mewajibkan pembiayaan dilakukan dari anggaran Pemkot Manado. Dari hasil bersama KPU, Bawaslu, Pemkot dan Dekot Manado ke Kemendagri, Rabu (3/2/2016), pemerintah daerah wajib mendanai Pilakada Manado 17 Februari 2016. ”Hasil konsultasi Pilkada Manado dilaksanakan 17 Februari 2016 harus dilaksanakan. Payung hukumnya jelas,” ujar Ketua Dekot Manado Noortje Van Bone saat dihubungi.
Dirinya juga mengatakan, sekarang tinggal melakukan pergeseran dalam APBD dan merubah beberapa mata anggaran, sebab tidak ada lagi halanganya. “Pemkot Manado tidak perlu khawatir, karena ketika dana dihibahkan ke KPU Manado yang bertanggungjawab adalah KPU Manado, bukan lagi Pemkot lagi. Dan tidak perlu audit dari BPK, karena sesungguhnya pertanggungjawabannya tiga bulan setelah tahapan selesai,” jelas Van Bone.
Tak jauh berbeda dikatakan Anggota Komisi A Dekot Manado Syarifudin Saafa ST, yang ikut dalam konsultasi tersebut. Dikatakannya, perdebatan soal pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari 2016 dengan problem mendasar terkait anggaran dan payung hukum akhirnya bermuara pada satu titik, yakni kata sepakat. ”Hasil konsultasi bahwa Pilkada Manado merupakan program strategis Nasional. Karenanya, persoalan anggaran wajib disiapkan,” ujarnya.
Dikatakannya, soal anggaran sangat dimungkinkan untuk dilakukannya pergeseran. ”Karena hal itu adalah perintah undang-undang. Kesimpulannya wajib pemerintah daerah mendanai Pilkada 17 Februari 2016 ini. Terkait dengan pergeseran anggaran, itu sangat dimungkinkan karena telah diatur dalam perundang-undangan,” papar Saafa.
Hal serupa dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat Deasy Roring. “Kita bersyukur karena apa yang menjadi keraguan dari Pemkot Manado selama ini sudah dijawab oleh pejabat Kemendagri. Kami berharap secepatnya Pemkot mengajukan pergeseran anggaran untuk dibahas bersama,” ujarnya.
Diketahui, Pilkada Manado yang seharusnya dilaksanakan 9 Desember 2015 serentak dengan kabupaten/kota lainnya ditunda tepat sehari sebelumnya karena adanya gugatan dari pasangan calon nomor urut dua Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud. Setelah mendapatkan persetujuan anggaran, maka Pilkada Manado hanya akan diikuti oleh tiga pasangan calon yakni Harley AB Mangindaan-Jemmy Asiku, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan, dan Hanny J Pajouw-Tonny Rawung.(wan/dsw)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Kamis 4 Februari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment