Berita Terbaru

Thursday, February 11, 2016

Program riset GSVL-Mor dapat dukungan akademisi
by donwu - 0

GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan (GSVL-MOR)
MANADO, SMCOM—GS Vicky Lumentut (GSVL) dalam menjalankan pemerintahan sebagai Walikota Manado periode 2010-2015 telah menjalankan 8 (delapan) program pro-rakyat yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu program adalah di bidang pendidikan, dimana anak-anak kurang mampu mendapatkan bantuan pendukung bersekolah.
Kini, saat mencalonkan kembali sebagai Walikota Manado 2016-2021, GSVL yang berpasangan dengan Mor D Bastiaan kembali merencanakan 8 program baru yang antara lain meningkatkan program yang sementara berjalan. Dimana untuk bidang pendidikan, akan ada dana bantuan khusus pendidikan yaitu Mitra Bantuan Dana Riset Bagi Peneliti dan Dosen Perguruan Tinggi. Hal ini sejalan dengan visi GSVL-MOR untuk mewujudkan Manado Kota Cerdas atau Smart City.
Program cerdas ini disambut baik dan positif oleh akademisi di Sulut, seperti yang diutarakan Lesza Lombok SH LLM. “Saya anggap program ini sangat positif. Pertama, sudah menjadi rahasia umum bahwa dana-dana riset yang dialokasikan pemerintah pusat kepada para civitas akademika Perguruan Tinggi di daerah-daerah, sering tidak tepat sasaran atau malah dialirkan ke kota-kota di daerah sekitaran pemerintah pusat saja,” ujar Lombok.
Yang kedua, lanjut dia, daerah seperti Manado adalah daerah berkembang yang perlu mendapatkan kajian akademis yang sangat mendalam, dan sudah pasti sebuah kajian akademis yang tajam itu membutuhkan dana yang tidak sedikit. “Ketiga, akses para peneliti yang potensial di Manado terhadap dana-dana riset yang berasal dari pusat itu sangat minim. Bukan karena masalah teknologi, tapi karena masalah hubungan administratif yang tidak begitu terjangkau dari pemerintah pusat terhadap daerah-daerah tertentu,” terang dosen yang sementara menyelesaikan studi S3 (Doktor) ini.
Dari ketiga alasan itu, kata Lombok, selain begitu banyak alasan lainnya, dirinya merasa Program Cerdas yang digagas GSVL-MOR bukan saja memajukan para peneliti potensial dari kalangan Perguruan Tinggi, tapi juga sangat baik untuk memajukan Manado. “Karena hasil penelitian dari dana riset tersebut bukan tidak mungkin akan memberikan kemajuan yang signifikan bagi Manado sebagai kota yang terus berkembang. Jadi apa yang digagas GSVL-MOR sangat baik dan perlu mendapat dukungan,” tandas dosen muda Unima ini.
Dukungan atas Program Cerdas GSVL-MOR yang akan memberikan bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen Perguruan Tinggi juga diutarakan Junaidy K SH MH. Program ini kata dia, dipastikan tidak hanya berlaku bagi dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tetapi juga berlaku bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS). “Sebagai dosen PTS, program ini benar-benar cerdas, dan saya rasa jarang atau bahkan belum diberlakukan di daerah lain. Sebab yang kami tahu, dana riset itu hanya dari pemerintah pusat. Tapi kalau akan diberlakukan di Manado dari APBD, saya kira sangat baik, apalagi bagi kami dosen swasta,” tukas dosen salah satu PTS di Manado.(dsw)

8 JANJI PROGRAM CERDAS PRO-RAKYAT GSVL-MOR 2016-2021
1) Dana sosial untuk lansia, difabel, dan santunan kematian; 
2) Peningkatan kualitas layanan pengobatan gratis program Universal Coverage (UC); 
3) Peningkatan kualitas program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL-Mapalus) termasuk peningkatan Pro-Kamling dan Pembangunan Ruang Publik (RTH-RTNH); 
4) Peningkatan kesejahteraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan honor guru bantu, petugas kebersihan, dan kepala lingkungan; 
5) Meningkatkan insentif bagi para rohaniwan.
6) Dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen perguruan tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA dan beasiswa S1 per Lingkungan, S2 per Kelurahan dan S3 per Kecamatan; 
7) Memperkuat program good governance and clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi; dan 
8) Pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja serta program pengembangan kreatifitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi.
Catatan: Program kegiatan pembangunan urusan wajib lainnya, termasuk infrastruktur jalan, jembatan, drainase, penataan pasar dan PKL, serta sarana prasarana umum lainnya merupakan tugas rutin pemerintah yang wajib tertata dalam APBD setiap tahun.


Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Kamis 11 Februari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment