Berita Terbaru

Thursday, February 11, 2016

Paath sindir Kawalo soal pergeseran anggaran Pilkada Manado
by donwu - 0

Arthur Paath dan Henky Kawalo.
MANADO, SMOCOM—Legislator Manado Hengky Kawalo menegaskan, kalau sampai saat ini pihak Dekot Manado belum melakukan pembahasan pergeseran anggaran untuk Pilkada 17 Februari 2016. Bahkan, Ketua Badan Legislatif (Baleg) tersebut menyebutkan kalau pembahasan yang dilakukan sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Darah (TAPD) Pemkot Manado pada Rabu (10/2/2016) malam hingga Kamis (11/2/2016) dinihari, dinilai cacat hukum. "Kami belum masuk ke dalam tahap pembahasan. Ini tidak lazim, kalau ada tanggapan dan sikap-sikap dari teman-teman di Dekot soal penganggaran, saya tegaskan kembali ini cacat hukum," ujar Kawalo.
Dia juga mengakui kalau dirinya yang telah mencotret daftar hadir anggota Banggar dalam diskusi yang dipimpin Wakil Ketua Dekot Manado Danny Sondakh. Bahkan dengan yakin Kawalo mengatakan kalau Fraksi PDIP memang menolak Pilkada 17 Februari 2016. " Kalau saudara-saudara mungkin mendengar Hengky Kawalo mencoret daftar hadir diskusi tadi malam, ya itu benar. Dan Fraksi PDIP tidak pernah bertandatangan, yang artinya menolak pelaksanaan Pilkada 17 Februari," kata dia.
Hanya saja pernyataan Kawalo tersebut dinilai tidak mendasar. Bahkan menurut anggota Banggar Arthur Paath, pertemuan antara Banggar dan TAPD tersebut tidak ada yang cacat hukum. "Kalau dibilang cacat hukum, saya kira itu keliru, sebab itu bukan pembahasan tapi hanya diskusi bersama pihak eksekutif soal pergeseran anggaran," sindir Paath.
Lanjutnya, diskusi yang dilakukan sampai larut malam tersebut untuk menindaklanjuti surat dari pihak eksekutif, yang meminta dukungan Dekot Manado dalam membahas pergeseran anggaran pilkada 17 Februari 2016, serta sesuai dengan hasil konsultasi di Kemendagri. "Saya rasa tidak ada yang salah dalam diskusi itu. Dan niat kami baik untuk merespon surat pihak eksekutif, serta 14 anggota yang hadir mendukung," tandas politisi Partai Hanura itu.(wan)

Selengkapnya baca juga di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Jumat 12 Fabruari 2016.
 

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment