Berita Terbaru

Tuesday, February 2, 2016

Koin Peduli Pilkada Manado diserahkan, KPU apresiasi upaya rakyat
by donwu - 0

Tim Forum Masyarakat Peduli Pilwako Manado, Selasa (2/2/2016) sore, menyerahkan koin hasil sumbangan warga secara simbolis kepada Ketua KPU Manado Jusuf Wowor disaksikan pengamat politik dan pemerintahan Ferry Liando.(foto: donny/sk)
MANADO, SMCOM—Pelaksanaan Dialog Pilkada di Hotel Aston, Kelurahan Pinaesaan, Selasa (2/2/2016) sore, dimanfaatkan Forum Masyarakat Peduli Pilwako Manado (FMP2M) untuk menyerahkan koin hasil sumbangan masyarakat dalam aksi yang digelar pekan lalu. Setelah dua kali bertandang ke kantor KPU Manado di Mapanget untuk menyerahkan koin ini, tak ada satupun komisioner KPU yang ada.
Karena itu, saat dialog pilkada kemarin, Tim FMP2M akhirnya berhasil menemui Ketua KPU Jusuf Wowor dan menyerahkan dana sumbangan koin peduli Pilwako Manado. Saat sesi dialog babak pertama, tim langsung mengambil kesempatan untuk menyerahkan dana yang terkumpul melalui koin peduli senilai Rp1.779.200. 
Menariknya, salah satu nara sumber acara tersebut, Dr Ferry Daud Liando SIP MSi, secara spontan langsung merogoh kantong dan menyumbang senilai Rp50.000 yang disambut aplaus peserta dialog. “Kepedulian kita sesama warga Manado,” kata Liando. Tim pun menyerahkan koin tersebut secara simbolis kepada Ketua KPU. “Terima kasih,” sambut Wowor saat menerima koin yang diserahkan Koordinator Aksi Tommy Sumelung SH, Noldy Poluan dan Suratman.
Pada kesempatan itu Sumelung berterima kasih pada seluruh warga yang ikut andil dalam menyumbang untuk mendukung KPU agar terlaksananya Pilkada 17 Februari 2016. “Sekecil apapun nilai sumbangan yang telah diberikan, akan sangat menentukan arah pembangunan dan jalannya roda pemerintahan Manado 5 tahun ke depan,” ujarnya. Dikatakan pula, sebenarnya aksi ini hanya daya ungkit, yang ternyata sangat direspon masyarakat Manado. 
“Itu artinya masyarakat sangat rindu akan dilaksanakannya pesta demokrasi. Apalagi, hak demokrasi dan hak politik rakyat dilindungi dalam UU. Dimana seluruh rakyat Indonesia punya hak dipilih dan hak memilih. Nah kami berharap dengan gerakan ini agar pemerintah maupun Dewan serta KPU sebagai institusi pelaksana pemilihan umum, melihat hal ini sebagai kerinduan warga Manado tentang pentingnya Pilkadadilaksanakan,” ujar Ketua LSM Laskar Anti-Korupsi Indonesia (LAKI) tersebut.
Wowor usai pamitan dalam acara dialog karena segera akan berangkat ke Jakarta terakit pelaksanaan Pilkada 17 Februari 2016 kembali memberikan apresiasi atas aksi yang dilakukan FMP2M ini. “Kami memberikan aspirasi atas dukungan rakyat Manado terhadap KPU. Oh ya, sumbangannya bisa langsung diteruskan ke Sekertariat KPU,” ujar Wowor di saat tim sementara menghitung dana yang terkumpul, dan terburu-buru karena pesawat akan ditumpanginya ke Jakarta akan berangkat pukul 16.00 Wita.
Diketahui, Kamis-Jumat (28-29/1) pekan lalu, FMP2M menggelar aksi kumpul koin untuk Pilkada Manado. Aksi yang digelar secara serentak di 10 titik ini, yakni di depan Mantos, Megamas, seputaran Lapangan Sparta Tikala, Patung Kuda Paaldua, Karombasan, Sario, bundaran Singkil, Pasar Tuminting, Jln 17 Agustus, serta Zero Point, berjalan aman. Aksi ini sukses menggaet rasa simpati rakyat Manado. Kendati secara nilai hasilnya tidak terlalu banyak, namun nyaris tak ada penolakan dari warga untuk ikut menyumbang, meski hanya dalam nominal kecil saja.(dsw)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Rabu 3 Februari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment